Twitter Hadirkan Fitur Telepon dan Video Call di Twitter Tanpa Nomor Hp

Milenianews.com – CEO Twitter, Elon Musk mengungkap akan manambah fitur pesan, telepon dan video call terenkripsi pada platform nya tanpa harus menggunakan nomor hp.

Ia menyebutkan, peluncuran tersebut yang paling baru dari Direct Message (DM) dan akan dilakukan pada esok hari.

Baca juga : Elon Musk Ubah Logo Twitter Jadi Logo Dogecoin, Nilainya Langsung Melonjak

“Peluncuran DM terenkripsi V1.0 akan dilakukan besok (hari ini). Fitur ini hadir dengan sistem canggih yang lebih cepat. Uji cobanya adalah saya tidak dapat melihat DM anda meskipun ada pistol di kepala saya,” cuit Musk melalui akun twitternya, Kamis (11/5).

“Segera hadir obrolan suara dan video dari pegangan anda ke siapa pun di platform ini. Sehingga anda dapat berbicara dengan orang dimana pun di dunia tanpa memberikan nomor telepon anda kepada mereka,” sambung Musk.

Langkah tersebut dilakukannya setelah mengambil alih kendali di twitter enam bulan lalu guna membangkitkan kembali platform tersebut.

Masa depan twitter terlihat semakin tidak pasti di tengah menurunnya pendapatan iklan dan munculnya para pesaing seperti Mastodon hingga Bluesky, platform yang dikembangkan oleh salah satu pendiri dan mantan CEO Twitter, Jack Dorsey.

Dengan menambah fitur telepon dan pesan terenkripsi dapat memungkinkan twitter untuk bersaing dengan Meta milik Mark Zukerberg yang membawahi Facebook Messenger, Instagram, dan Whatsapp.

Terdapat miliaran orang di dunia yang menggunakan platform tersebut untuk berkomunikasi setiap hari dengan keluarga dan teman, termasuk dalam grup. Sementara, twitter melaporkan 238 juta pengguna harian dapat dimonetasi pada bulan Juni.

Sejak menjadikan twitter sebagai perusahaan private pada bulan Oktober 2022 lalu, Musk melakukan perombakkan berulang hingga terkesan tidak konsisten, termasuk dalam persoalan Twitter Blue.

Baca juga : Elon Musk Umumkan Akan Hapus Akun Twitter yang Tidak Aktif Lebih dari Setahun

Sejumlah pengguna mulai dari selebritas, politikus dan organisasi media mengaku berencana meninggalkan platform tersebut sebab perubahan kebijakan baru-baru ini.

Kebijakan yang dimaksud ialah, kebijakan centang biru pada twitter yang berawal dari menjadi penanda terverifikasi menjadi berlanggan. Sehingga, memerlukan pengguna untuk membayar langganan untuk mendapatkan centang biru tersebut.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *