Tujuh Pelukis Hadirkan Pameran Bertajuk “Renjana” di Balai Budaya

Pameran Renjana

Milenianews.com, Jakarta – Balai Budaya Jakarta lagi-lagi jadi ruang penuh warna. Mulai 29 November hingga 7 Desember 2025, tujuh pelukis cat air dari Agus Budiyanto Aquarelle Studio (ABAS) resmi menggelar pameran bersama bertajuk “Renjana”, sebuah eksplorasi visual tentang gairah dan dorongan batin dalam proses kreatif.

Tujuh pelukis yang tampil Michellina Triwardhany, Dian Fitrasari, Niken Vijayanti, Aviliani, Baskoro Sardadi, Erika Enda Ginting, dan Dumasi Marisina Magdalena Samosir membawa lebih dari 40 karya yang memadukan realisme, semi-abstrak, hingga sentuhan personal yang terasa sangat intim. Setiap karya seperti punya napasnya sendiri, seolah mengajak pengunjung masuk ke ruang batin si seniman.

Baca juga: Para Pelukis Handal Dunia Pamerkan Lukisannya di IMLF  

Pengamat seni Bambang Asrini menjelaskan bahwa tema “Renjana” bukan sekadar kata puitis, tapi punya akar yang kuat dalam istilah Sanskerta. “Bahasa Sanskerta mengartikan ‘Ranjana’ sebagai rasa yang muncul dari kesadaran berlandas hati. Selain perjuangan dan pencarian bahasa visual tak henti,” ujarnya dalam keterangan pers, Sabtu (29/11) di Jakarta. Ia menambahkan bahwa pameran ini adalah bentuk pergumulan kreatif yang sangat personal, sebuah pertemuan antara pengalaman hidup, nalar, dan rasa.

Sejarah cat air menjadi landasan apresiasi karya

Di sisi lain, Ilham Khoiri, General Manager Bentara Budaya Jakarta, dalam pengantar katalog pameran mengingatkan bahwa seni cat air punya sejarah panjang di Indonesia. Ia mencontohkan bagaimana medium ini pernah jadi favorit pelukis istana seperti Lee Man Fong pada era Presiden Soekarno. Menurutnya, tradisi ini tetap relevan hingga hari ini karena cat air mampu menjadi medium ekspresi yang lentur, jujur, dan bisa dihidupi oleh siapa saja termasuk para anggota ABAS yang datang dari berbagai latar profesi.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, pameran ini juga menghadirkan kegiatan plein-air atau melukis di luar ruang pada 6 Desember 2025. Aktivitas ini dibuka untuk publik, memberi kesempatan bagi siapa saja yang ingin merasakan serunya berkarya langsung di ruang terbuka bersama para pelukis.

Baca juga: Riri Yakub Refleksikan Perjalanan Hidup Lewat Pameran Karya Arsitektur 

“Renjana” pada akhirnya bukan cuma pameran seni. Ia seperti ruang temu antara emosi, warna, dan pengalaman hidup. Sebuah perayaan kecil tentang bagaimana setiap sapuan kuas bisa membawa energi batin yang justru terasa sangat dekat dengan kita sebagai penikmat.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *