Milenianews.com, Jakarta – Taman Margasatwa Ragunan mulai ancang-ancang berbenah. Kebun binatang legendaris di Jakarta Selatan ini tengah menyusun rancangan induk atau masterplan revitalisasi yang ditargetkan rampung dan mendapat persetujuan pada 2027. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus kenyamanan pengunjung yang selama ini menjadikan Ragunan sebagai destinasi favorit rekreasi keluarga.
Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih fokus menyelesaikan penyusunan masterplan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan jajaran terkait. Menurutnya, tahapan perencanaan menjadi fondasi penting sebelum masuk ke pembangunan fisik.
Baca juga: Ragunan Dibuka Kembali, Aturan Ketat Siap Diterapkan
“Karena memang targetnya masterplan dulu. Rancangan itu nanti akan disetujui 2027,” ujar Wahyudi Bambang dalam keterangannya di Jakarta (25/12).
Ia menambahkan, setelah rancangan tersebut mendapatkan persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta, proses revitalisasi akan berlanjut ke tahap pembangunan. Seluruh proses disebut akan dilakukan secara bertahap agar hasilnya sesuai kebutuhan dan tidak terburu-buru.
“Jadi nanti setelah di-ACC semuanya untuk masterplannya, mungkin akan dilanjut ke pembangunan fisik,” ucapnya (25/12).
Penataan parkir jadi salah satu fokus utama revitalisasi
Dalam rancangan revitalisasi tersebut, salah satu perhatian utama adalah penataan kawasan, termasuk rencana pembangunan lahan parkir di luar area utama Ragunan. Skema ini diharapkan bisa mengurangi kepadatan kendaraan di dalam kawasan kebun binatang dan membuat pengalaman berkunjung jadi lebih nyaman.
Meski akan mengalami pembaruan, pengelola memastikan revitalisasi Ragunan tidak akan mengganggu kenyamanan satwa maupun pengunjung. Aspek kesejahteraan satwa tetap menjadi prioritas, seiring dengan peningkatan fasilitas yang lebih ramah dan modern.
Rencana revitalisasi ini juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga para ahli, dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur agar perubahan yang dilakukan benar-benar matang dan berkelanjutan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa revitalisasi Ragunan bertujuan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat. Ia juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta sebagai salah satu sumber pendanaan.
Baca juga: Zimbabwe Izinkan Pemusnahan Massal Gajah untuk Atasi Kelaparan Akibat Kekeringan
“Revitalisasi ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, dan kami membuka ruang kerja sama dengan pihak swasta melalui program CSR,” kata Pramono Anung Wibowo (25/12).
Dengan rencana tersebut, Taman Margasatwa Ragunan diharapkan tampil lebih tertata, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan pengunjung masa kini, tanpa meninggalkan peran utamanya sebagai ruang konservasi dan edukasi satwa di tengah Jakarta.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.











