Milenianews.com, Jakarta – Kolaborasi Pemerintah Indonesia dan Jerman dalam program GIZ SUTRI NAMA & INDOBUS (Sustainable Urban Transport Programme Indonesia-Nationally Appropriate Mitigation Actions dan Indonesian Bus Rapid Transit Corridor Development) akan berakhir di tahun 2024 ini.
Program tersebut akan resmi berakhir dengan 76 studi, 19 kerangka peraturan, 1.800 peserta dan 36 produk. Keberhasilan program tersebut pun dirayakan oleh lebih dari 250 pemangku kepentingan dari tingkat daerah, nasional dan internasional pada gelaran simposium bertajuk Dimensi Capaian SUTRI NAMA & INDOBUS yang digelar di Jakarta, pada Rabu (8/10).
Baca juga: Kemenhub Terbitkan SE Larangan Judol di Lingkungan Kementerian Perhubungan
SUTRI NAMA & INDOBUS berakhir dengan sukses
Dalam acara tersebut. Country Director Deutche Gesellschaft Fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Indonesia & ASEAN, Hans-Ludwig Bruns berterima kasih terhadap komitmen kerja sama yang diberikan pemerintah RI. Dirinya berharap progres yang sudah terjadi membantu mendorong percepatan sistem Bus Rapid Transit (BRT) di berbagai kota.
“Kami berterima kasih terhadap komite kolaborasi yang diberikan pemerintah RI, khususnya Kementerian Perhubungan. Kami berharap program yang sudah terjadi dapat membantu mendorong percepatan sistem BRT di berbagai kota,” ungkap Hans dalam rilis yang diterima MileniaNews, pada Rabu (8/10).
Sejak 2017, program yang diimplementasikan oleh GIZ sudah mendukung pengembangan sistem transportasi berbasis BRT di enam kota, yaitu Bandung, Surabaya, Semarang, Batam, Makassar, dan Pekanbaru. Penyelenggaraan simposium ini pun menjadi upaya dalam menyoroti capaian penting dan dampak dari sistem BRT terhadap mobilitas perkotaan dan berkelanjutan lingkungan.
Muhammad Fahmi, Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan mengapresiasi dukungan dan kerja keras dari seluruh pihak yang telah mendukung perkembangan infrastruktur transportasi massal. Dirinya berharap capaian dari program tersebut dapat berdampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kota-kota percontohan.
Baca juga: Jerman Melaju ke Perempat Final Euro 2024 Usai Kalahkan Denmark 2-0
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan kerja keras dari seluruh pihak dalam mendukung pengembangan infrastruktur transportasi massa yang efisien dan ramah lingkungan. Kami yakin capaian ini akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan hidup masyarakat di kota percontohan,” jelas Fahmi.
Dirinya juga menjelaskan bahwa studi yang dilakukan mencangkup berbagai aspek yang menjadi standar pengembangan hijau secara internasional. Terdapat pula riset yang menyusun bagaimana BRT memiliki model bisnis yang sehat serta dapat dijalankan oleh pemerintah daerah.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.