News  

Sumur Bor Ke-256 BMH di Madiun Hadirkan Air Bersih, Santri Rasakan Harapan Baru

Pada 10 Maret 2026, Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) meresmikan sumur bor ke-256 di wilayah Jawa Timur, berlokasi di Pondok Pesantren Darussalam, Kabupaten Madiun. (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Madiun– Ramadhan tahun ini membawa perubahan nyata bagi ratusan santri di Pondok Pesantren Darussalam, Dusun Pucang, Desa Kradinan, Kabupaten Madiun. Kebutuhan dasar yang selama ini menjadi tantangan, kini mulai terjawab dengan hadirnya akses air bersih.

Pada 10 Maret 2026, Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) meresmikan sumur bor ke-256 di wilayah Jawa Timur, berlokasi di Pondok Pesantren Darussalam, Kabupaten Madiun. Program ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.

Air Bersih, Kebutuhan Dasar yang Mengubah Segalanya

Sebanyak 314 santri kini dapat merasakan manfaat dari tersedianya air bersih. Bagi mereka, air bukan hanya kebutuhan harian, tetapi juga penopang utama ibadah dan proses belajar.

Sebelumnya, keterbatasan air membuat aktivitas pesantren tidak berjalan optimal. Kini, dengan hadirnya sumur bor, kebutuhan tersebut dapat terpenuhi dengan lebih mudah.

Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, K. Ali Musyaffa, menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. “Kami sangat bersyukur atas adanya sumur bor ini. Kebutuhan air di pesantren menjadi lebih mudah terpenuhi, sehingga aktivitas ibadah dan pembelajaran santri dapat berjalan dengan lebih nyaman,” ujarnya.

Kebahagiaan Santri yang Sederhana, Namun Bermakna

Kebahagiaan juga dirasakan langsung oleh para santri. Husen, salah satu santri, mengungkapkan bahwa kehadiran air bersih membuat kehidupan mereka jauh lebih ringan.

“Terima kasih,  Kakak-kakak BMH. Sekarang kami lebih mudah mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Bagi santri, kemudahan mengambil air untuk wudhu, mandi, dan kebutuhan lainnya bukan hal sepele. Ia menghadirkan kenyamanan, sekaligus menumbuhkan semangat dalam menjalani aktivitas harian.

Zakat Mengalir Menjadi Manfaat Jangka Panjang

Program ini disalurkan oleh BMH Jawa Timur di bawah koordinasi Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan, Imam Muslim. Ia menegaskan bahwa pembangunan sumur bor merupakan bentuk pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah yang berdampak langsung.

“Sumur bor ini merupakan titik ke-256 yang telah direalisasikan BMH di Jawa Timur. Kami berharap fasilitas ini memberi manfaat jangka panjang bagi santri dan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Baca Juga : Sumur Bor Ke-254 BMH Mengalir di Bantur, 230 Jiwa kini tak lagi Cemas Soal Air

Keberadaan sumur bor ini tidak hanya memenuhi kebutuhan air bagi 314 santri. Ia juga meningkatkan kenyamanan lingkungan pesantren dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Di Madiun, air bersih kini mengalir bersama harapan. Dari sumur sederhana itu, lahir kemudahan, kenyamanan, dan semangat baru bagi para santri dalam menuntut ilmu dan beribadah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *