Milenianews.com – Gempa bumi mengguncang Sukabumi, Jawa Barat dengan kekuatan 5,8 Magnitudo dengan kedalaman 104 Km pukul 7 pagi Kamis (8/12). Gempa bumi kembali mengguncang Provinsi Jawa Barat. Sebelumnya, terjadi di Cianjur, Garut dan Tasikmalaya.
Baca juga : Peduli Korban Gempa Cianjur, Sekolah Al-Iman Salurkan Bantuan Rp 15 Juta
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono mengungkap bahwa, gempa Sukabumi merupakan gempa tektonik yang terjadi di darat.
“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,09 LS ; 106,95 BT atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Jawa Barat pada kedalaman 122 Km,” ungkap Daryono mengutip kompas.com, Kamis (8/12).
BMKG mengunggah pada twitter bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menerangkan bahwa, gempa Sukabumi masih terkait dengan gempa yang di garut.
“Lempeng kerak samudera, mirip dengan yang di Garut, tetapi pada titik yang berbeda. Titiknya berbeda tapi lempengnya sama yaitu lempeng kerak samudera,” ujarnya, mengutip Inews.com.
Sejauh ini belum ada kabar resmi mengenai adanya kerusakan yang diakibatkan oleh gempa Sukabumi pagi tadi.
Baca juga : Hasil Fan Meeting Ji Chang Wook Didonasikan Untuk Korban Gempa Cianjur
Namun, ada salah satu akun twitter dengan nama @riky_bachdim mengunggah kondisi kerusakan akibat gempa Sukabumi pagi tadi di Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar pukul 9.42 lalu.
Terjadi kerusakan di kecamatan ciambar .desa cibunarjaya. #sukabumi
Cc @ridwankamil @BNPB_Indonesia @JabarQuick @infoBMKG pic.twitter.com/7NlpJmYfru
— riky bachdim part2 (@riky_bachdim) December 8, 2022
Akun @intuiseemedia mengunggah video yang menjelaskan adanya beberapa bangunan yang ambruk akibat gempa di daerah Cibubur Jaya, Kecamatan Parungkuda pada pukul 10.03 tadi.
Gempa Sukabumi mengakibatkan beberapa bangunan ambruk di daerah Cibubur jaya, kec. Parungkuda, Sukabumi. #Gempa #Sukabumi pic.twitter.com/3ySFiopjpk
— Intuisee (@intuiseemedia) December 8, 2022
(Nikita Earlene Salsabila)
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.