Milenianews.com, Bogor – Wali Kota Bogor, Bima Arya meninjau lokasi banjir di dua kecamatan, yakni Kecamatan Sibur dan Tanabalu pada Minggu (26/11).
Dalam kunjungan tersebut, Bima Arya didampingi oleh Teofilo Patrocinio Freitas, Kepala Pelaksana (Karak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor dan Riki Lobianxia, Bupati Kabupaten Bogor Utara.
Baca juga : Hujan Deras, Korsel Dilanda Banjir dan Longsor, 22 Orang Tewas
Bima Arya langsung menuju rumah warga yang terendam air banjir
Sesampainya disana, Bima Arya langsung menuju rumah warga yang terendam air banjir. Masyarakat mengeluh karena air banjir setinggi leher orang dewasa. Ini adalah pertama kalinya terjadi sejak sekolah SMAKBO (Sekolah Menengah Anslis Kimia Bogor) dibangun.
Mendengar keluhan tersebut, Bima Arya kemudian mengatasi banjir yang masih menggenangi jalan warga yang berukuran sebesar orang dewasa.
“Ini segini sudah surut ya, tapi masih tinggi,” kata Bima saat melintasi banjir bersama warga.
Selain itu, Bima juga meninjau dua jembatan yang membentang di dua sungai yang juga terdapat aliran air dari atas di sekitar gedung sekolah. Bima juga mengingatkan, agar pada proses perawatan sebelum banjir benar-benar surut, masyarakat harus berhati-hati agar tidak ada anak-anak yang berada di lokasi.
Baca juga : Banjir Akibat Tanggul Jebol, Warga Perumahan di Semarang Sampai Naik Atap
Di lokasi banjir, Bima Arya bersama BPBD, pihak daerah dan masyarakat juga melakukan peninjauan sementara untuk mengetahui penyebab dan cara penanganannya ke depan.
“Iya jadi di titik ini, kata warga banjir terjadi sejak adanya pembangunan sekolah, di bawah Kementerian Perindustrian,” katanya.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.