Milenianews.com – Sudah siap adu refleks demi sebungkus kolak pisang? Jangan salah, Ramadan di Jakarta bukan cuma soal menahan lapar dan haus. Ia juga tentang satu tradisi urban yang selalu memancing adrenalin war takjil.
Menjelang magrib, trotoar berubah jadi arena. Plastik kresek berkibar seperti bendera kemenangan. Uang receh berpindah tangan lebih cepat dari sinyal lampu lalu lintas. Dan di tengah aroma gorengan yang menggoda iman, satu pertanyaan klasik muncul yaitu datang untuk beli secukupnya, atau pulang dengan belanjaan untuk satu RT?
Baca juga: Indahnya Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan 2025 bersama POMG Sekolah KB-TK Prestasi Global-Depok
Berikut beberapa spot berburu takjil paling populer di Jakarta tempat di mana ngabuburit terasa paling hidup.
1. Pasar Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat
Kalau ada liga utama takjil Jakarta, Benhil salah satu tuan rumahnya. Deretan pedagang berjajar rapi, pilihan menu nyaris tak terbatas: kolak, es buah, gorengan, sampai makanan berat. Datanglah lebih awal jika tak ingin merasakan sensasi kehabisan tepat di depan mata.
2. Pasar Santa, Jakarta Selatan
Pasar Santa menawarkan takjil dengan sentuhan kekinian. Di sini, kolak bisa berdampingan dengan dessert viral dan minuman estetik yang siap masuk Instagram. Ngabuburit rasa mileniall engkap dengan antrean yang tak kalah kreatif.
3. Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat
Berburu takjil di sekitar masjid ini menghadirkan suasana yang lebih religius. Menunggu azan sambil duduk santai, ditemani pilihan takjil yang sederhana namun menggugah selera. Di sini, Ramadan terasa lebih syahdu meski tetap harus sigap kalau tak mau kehabisan.
4. Jalan Panjang, Jakarta Barat
Sepanjang bulan puasa, kawasan ini berubah jadi koridor kuliner musiman. Lapak-lapak berjejer, kendaraan melambat, dan pembeli lalu-lalang. Macet? Sudah pasti. Tapi bagi pemburu takjil, itu hanya bagian dari perjuangan.
5. Tebet, Jakarta Selatan
Tebet selalu punya energi sendiri. Selain dikenal sebagai kawasan nongkrong, saat Ramadan area ini diserbu pemburu takjil dari berbagai penjuru. Pilihannya beragam, dari yang tradisional sampai yang kekinian.
6. Condet, Jakarta Timur
Condet menawarkan cita rasa yang lebih lokal dan khas. Takjil di sini sering kali menghadirkan sentuhan rumahan yang autentik. Suasananya lebih santai, tapi jangan remehkan kecepatan tangan pembeli lain.
7. Kanal Banjir Timur (KBT), Jakarta Timur
Area ini berubah fungsi saat Ramadan. Dari sekadar jalur pengendali banjir menjadi jalur pengendali lapar. Sore hari, warga berdatangan menikmati suasana terbuka sambil memilih takjil favorit.
8. Kota Tua, Jakarta Barat
Berburu takjil dengan latar bangunan bersejarah? Kenapa tidak. Kota Tua menawarkan sensasi ngabuburit yang berbeda—perpaduan wisata, kuliner, dan nostalgia. Lengkap dengan foto-foto senja yang siap menghiasi linimasa.
9. Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Jangan lupakan Pasar Minggu. Kawasan ini selalu ramai menjelang magrib dengan deretan pedagang yang menjajakan aneka takjil tradisional hingga modern. Harganya bersahabat, porsinya menggoda.
Baca juga: Radio Suara Kudus dan BMH Bagikan 850 Paket Takjil untuk Umat Muslim
Jadi, sudah siap turun ke arena? Siapkan kesabaran, tenaga, dan sedikit strategi. Karena di Jakarta, Ramadan selalu punya satu kompetisi tak resmi siapa yang berhasil pulang dengan takjil incaran sebelum magrib tiba.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













