News  

Seorang Bayi Selamat dari Gempa Suriah, Setelah Tertimpa Puing Bangunan yang Runtuh

Bayi selamat dari gempa turki

Milenianews.com, Jakarta – Seorang bayi selamat setelah anggota keluarga menariknya dari puing-puing rumah di Suriah Utara. Keluarganya menemukan bayi tersebut ketika ia masih terikat tali pusar ke ibunya. Namun sayang, ibunya meninggal dalam gempa besar mengguncang Suriah dan Turki yang terjadi pada Senin (6/2) lalu.

Bayi tersebut merupakan satu-satunya orang yang selamat dari keluarga terdekatnya. Semua keluarga dari bayi tersebut meninggal ketika gempa berkekuatan 7,8 magnitufo guncang Suriah dan Turki.

Baca juga : Gempa Guncang Turki, Erdogan Minta Bantuan Internasional

Terdapat beberapa footage juga yang melihatkan proses penyelematan bayi tersebut. Video itu menunjukkan seorang pria berlari dari puing-puing bangunan empat lantai yang runtuh sambil menggendong bayi mungil yang tertutup debu.

Lalu ada juga satu pria yang berlari ke arah pria lain membawa selimut untuk mencoba menghangatkan bayi yang baru lahir di suhu di bawah nol derajat. Sementara pria ketiga berteriak meminta mobil untuk membawanya ke rumah sakit. Bayi itu dibawa untuk dirawat di kota terdekat Afrin, Suriah.

Baca Juga: Update! Gempa Turki Sudah Tewaskan 3.823 Orang

Gempa terbesar dengan korban terbanyak!

Rumah keluarga itu adalah salah satu dari sekitar 50 rumah di Jindayris yang rata dengan tanah akibat gempa. Di seluruh Suriah, lebih dari 1.600 orang tewas, Sementara di Turki lebih dari 3.400 tewas.

Image
Foto : Bayi yang selamat dari gempa Suriah dan Turki.

Sementara itu, di dalam inkubator di rumah sakit di Afrin, bayi yang baru lahir dihubungkan ke infus, tubuhnya terluka, dan perban melilit tangan kirinya. Dahi dan jari-jarinya masih membiru karena kedinginan saat dokter anak Hani Maarouf memantau bagian vitalnya.

Baca juga : Update! Gempa Turki Sudah Tewaskan 3.823 Orang

“Dia sekarang stabil,” kata Maarouf. Ia menyebutkan bawah bayi tersebut tiba di rumah sakit dalam kondisi yang buruk.

“Bayi ini mengalami beberapa memar dan luka di sekujur tubuhnya. Ia juga hipotermia karena cuaca yang sangat dingin. Kami harus menghangatkannya dan memberikan kalsium,” jelasnya.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *