News  

Ridwan Kamil Segera Realisasikan Pembangunan Jalur Tambang Parung Panjang

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Milenianews.com, Bogor – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memenuhi salah satu janji kampanyenya dengan membangun jalan khusus tambang di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Kang Emil, sapaan akrabnya mengatakan, membangun jalan khusus tambang tidak semudah membangun jalan biasa. Pihaknya harus memastikan pembangunan jalan khusus mendapat kerangka hukum agar aturan tidak dilanggar.

“Berita yang sangat di tunggu-tunggu warga Kabupaten Bogor, Parung Panjang, Cigudeg sampai Rumpin. Bahwa jalan tol khusus tambang sudah di mulai sebenarnya, tapi hari ini diupacarakan. Sudah 11,5 km terbebaskan dan mayoritas jalannya sudah terbentuk,” katanya.

Baca juga : Wakil Walikota Bogor: Selamat dan Sukses GAS 2023 SD Bina Insani

Menurutnya, proses itu memakan waktu cukup lama, karena pembangunan jalan yang dibiayai swasta dikelola secara terpadu oleh BUMD PT. Jasa Sarana, merupakan inovasi baru.

“Jalur itu berbayar, inovasi dimulai dari regulasi dulu, jadi tidak sesederhana kata-kata. Sampai Menteri ESDM mengeluarkan Peraturan Menteri khusus untuk jalur ini,” jelasnya.

Pihaknya juga mengurus persetujuan pemerintah Kabupaten Bogor dan juga menyiapkan dokumen Amdal. Diharapkan pembangunan jalur khusus ini akan selesai tahun depan.

Insyaallah pengerjaannya melewati 12 jembatan, ada 8 pintu keluar dan masuk. Sehingga jalan truk tidak terlalu bengkok dan menimbulkan kemacetan,” jelasnya.

Menurutnya, jalan tambang khusus akan dibangun dalam waktu dekat, agar masyarakat bisa tenteram, dunia usaha tetap berjalan nyaman, dan hasil tambang daerah terus menjadi sumber pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Baca juga : Festfiction Jadi Festival Film Pelajar Pertama di Kota Bogor

Selain jalur tambang khusus, Pemkab Bogor akan membangun jalan akses sepanjang 5 kilometer untuk masyarakat Bogor dengan mekanisme subsidi. Perolehan properti itu sendiri saat ini mencapai 85 persen.

Menurutnya, pembangunan jalan ini merupakan pemenuhan janji politiknya kepada masyarakat Parung Panjang. Rencananya, setelah jalan khusus ini rampung, pengelolaan jalan khusus tersebut akan dilakukan seperti halnya jalan tol.

“Tidak ada dana pemerintah yang digunakan di sini, tetapi tugas kami adalah mempromosikannya. Saya akan membentuk peraturan dengan cara yang menyeimbangkan kehidupan domestik dan komersial serta kepedulian sosial dan lingkungan,” tutupnya.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *