News  

Rayakan Tahun Baru Islam, BKPRMI Wondama Gelar Jalan Santai dan Bakti Sosial

Jalan santai di Kabupaten Teluk Wondama
Pemeriksaan kesehatan dan donor darah gratis pada kegiatan jalan santai menyambut 1 muharam 1445

Milenianews.com, Wondama – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesa (BKPRMI) Teluk Wondama menggelar jalan santai dan bakti sosial guna menyambut tahun baru Islam yang dihadiri oleh 1000 lebih peserta di lapangan Yapis pada Rabu (19/7).

Berhasil terlaksananya kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja sama BKPRMI bersama dengan ormas-ormas Islam, paguyuban serta majelis ta’lim setempat hingga instansi seperti rumah sakit daerah.

Baca juga : 50 Ucapan Tahun Baru Islam 1445 H

Ketua Pelaksana Kegiatan, Ratno Timur menyebut, jalan santai dan bakti sosial dipilih karena kegiatan tersebut dinilai paling mudah untuk dilakukan dan untuk mengajak umat berkumpul. Mengingat masyarakat Wondama yang memiliki kesibukan yang lain.

“Itu yang paling mudah kita lakukan untuk mengajak umat islam untuk bisa bersatu untuk berkumpul, seperti yang kita tau kan di Wondama banyak yang memiliki pekerjaan-pekerjaan yang lain, jadi mungkin mereka tidak punya waktu,” tutur Ratno di Lapangan Yapis pada Rabu (19/7).

Jalan santai dan bakti sosial

Hal tersebut juga dikarenakan pembelajaran dari tahun-tahun sebelumnya dimana masyarakat dinilai lebih antusias dengan jalan santai, terlebih lagi terdapat doorprize.

“Tapi dengan jalan santai ini, kita pelajari dari tahun-tahun kemarin, masyarakat antusias apa lagi dengan adanya doorprize,” jelasnya.

Bersamaan dengan jalan santai, masyarakat diminta untuk melakukan bakti sosial dengan memungut sampah di jalan yang mereka lewati. Hal tersebut bertujuan agar peserta mendapat pahala dari kerja bakti tersebut.

Selain jalan santai dan bakti sosial, terdapat pemeriksaan kesehatan gratis hingga donor darah yang dibantu oleh tim dari rumah sakit daerah yang telah bekerja sama dengan panitia.

Baca juga : 5 Jurusan Kuliah Paling Santai Buat Anak IPA

Pemeriksaan yang disediakan ialah pemeriksaan koresterol, darah tinggi sampai gula darah. Namun, untuk donor darah hanya dibatasi 30 orang saja. Mengingat unit transfusi darah belum memiliki alat penyimpanan yang memadai.

“Untuk pemeriksaan kesehatan itu ada pemeriksaan koresterol, darah tinggi, dan gula darah. Jadi kita bekerja sama dengan rumah sakit umum daerah. Trus ada juga donor darah, di sini kita batasi 30 orang saja, karena dari unit tranfusi darah belum mempunyai alat penyimpanan yang memadai,” pungkas Ratno.

Biaya yang dikeluarkan

Dalam kegiatan tersebut, panitia mengungkap biaya yang dikeluarkan kurang lebih Rp. 10 juta yang berasal dari sumbangan ormas-ormas Islam, paguyuban serta majelis ta’lim.

“Kalau untuk konsumsinya untuk 2 kegiatan ini, istighasah dan jalan santai itu kurag lebih Rp 10 jutaan,” ungkap Ratno.

Namun, biaya tersebut belum termasuk doorprize, sebab Ratno tidak dapat memperkirakan pasti jumlah biaya yang diberikan donatur untuk doorprize sebab donatur memberikan sumbangan tersebut sudah berupa barang.

Baca juga : Muharram Bangkit, IMADE-BMH Bahagiakan Anak Yatim di Panti Asuhan Darul Hadlonah Demak

“Kalau doorprize saya tidak terlalu bisa mengira-ngira karena itu merupakan bantuan sumbangan dari donatur-donatur yang kita tidak tau nominalnya berapa,” jelasnya.

“Kalau doorprize itu kan kita lihat ada kulkas, ada mesin cuci, ada TV berarti harganya bisa sampai Rp 20 jutaan juga,” lanjut Ratno menjelaskan.

Ia berharap seluruh umat muslim yang ada di Teluk Wondama bisa menjaga dan melaksanakan silaturahmi yang baik, baik sesama umat muslim ataupun sesama umat beragama lainnya.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *