Milenianews.com, Papua – Pustu (Puskesmas Pembantu) Tarfia dan Muaif merupakan pustu terjauh di Distrik Demta. Warga yang sakit, butuh perjuangan untuk menuju ke Puskesmas Distrik Demta.
Untuk menuju kedua Pustu ini, jalannya juga sangat ekstrem. Ada yang sampai menggunakan kapal boot, akan tetapi ketika musim gelombang laut, sangat berbahaya bagi mereka saat ingin ke Puskesmas Demta.
Baca juga: ASN Tak Boleh Ikut Kampanye, Jika Ada Langsung Diproses
Maka itu, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura, Piet Harianto Soyan, untuk mempermudah masyarakat ke Puskesmas Distrik Demta, diharapkan ada mobil pustu yang dapat membantu masyarakat Tarfia dan Muiaf, dua kampung yang berada di Distrik Demta, Kabupaten Jayapura, Papua.
“Kita juga mau minta ke Dinas Kesehatan (Dinkes) mobil ambulance, karena yang lama sedang diperbaiki,” katanya, saat diwawancarai lewat WhatsApp, Rabu (4/9).
Piet merinci, mobilnya nanti akan disimpan di Pustu Kamdera, agar jika ada pasien rujukan dari Muaif dan dari Kamdera, masyarakat tak kesulitan lagi dengan transportasi laut.
“Rencananya kita sudah koordinasi dengan puskesmas untuk mobil itu kita taruh di Pustu Kamdera. Agar kedepan ada rujukan dari Muaif dan Kamdera sendiri, masyarakat tak kesulitan lagi dengan transportasi laut. Apalagi saat ada pasien yang dirujuk, itu merupakan harapan kami kedepan,” tambahnya.
Alasan kenapa harus disimpan di Kamdera, menurut Piet saat ada pasien dari Kamdera ke Puskesmas Demta mengalami banyak kendala, terutama karena keterlambatan transportasi baik darat maupun laut.
“Kita tahu sendiri bahwa beberapa kali rujukan yang dilakukan Puskesmas Demta dari Pustu Kamdera itu mengalami banyak kendala, karena keterlambatan transportasi dari Kamdera baik laut maupun darat. Nah itu juga kita minta karena, ketika mobil itu ada disitu (Kamdera), bisa mengurangi kendala-kendala yang tadi,” jelasnya.
Baca juga: Jhon Wempi Wetipo dan Ausilius You Resmi Mendaftar Pilgub Papua Tengah
Pasien dari Pustu Muaif pun di rujuk ada mobil yang bisa langsung standby dan jemput di kampung Muaif, karena tidak begitu jauh dari Kamdera.
“Maka itu yang menjadi pioritas, karena kondisi jalan, jarak, jangakauan dan kondisi alam jika lewat laut pasti kita tau sendiri resikonya. Sehingga kita minta mobil itu menjadi pioritas dan semoga mobil itu bisa layak pakai, kalau pun tak layak, kami akan berusaha untuk meminta transportasi yang layak,” tegas Piet.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.