Milenianews.com, Bogor—Ternyata puasa sunnah menjadi kebiasaan para nabi. Mereka melakukan puasa sunnah, antara lain saat mempunyai hajat (tujuan) tertentu.
“Nabi Ya’kub, Nabi Daud, dan Nabi Yunus sangat rajin puasa sunah,” kata Dr. Habib Abdurrahman Al-Habsy saat mengisi pengajian guru dan karyawan Sekolah Bosowa Bina Insani di Masjid Al-Ikhlas Bosowa Bina Insani, Bogor, Jumat (23/2/2024).
Ia mencontohkan, Nabi Ya’kub sering berpuasa untuk anak-anaknya. “Sepanjang Yusuf hilang, Nabi Ya’kub berpuasa dan berdoa kepada Allah. Ia menyuruh putra-putranya yang lain berangkat untuk mencari Yusuf, kalau tidak bertemu jangan putus asa dari rahmat Allah SWT, seperti dikisahkan dalam Al Quran Surat Yusuf ayat 87,” ujarnya dalam rilis yang diterima Milenianews.com.
Demikian pula Nabi Yusuf. Ia juga rajin puasa sunnah. “Ketika menjadi pejabat, ia tetap puasa. Tujuannya membiasakan perut lapar, agar merasakan laparnya orang miskin,” tuturnya.
Nabi Yunus juga rajin puasa sunnah. “Saat berada di dalam perut ikan, ia pun berpuasa sunnah, hingga akhirnya ia keluar dari perut ikan dengan selamat,” ujarnya.