Milenianews.com, Jakarta – Anak muda saat ini, menjadi poros perubahan bangsa. Terobosan yang mereka lakukan, selalu produktif dan terlaksana sesuai tujuannya.
Pancoran Ceria, salah satu kegiatan dari kawan-kawan solidaritas untuk mengaktivasi ruang, di lahan konflik penggusuran Pancoran Buntu II, pada bulan Maret 2021 tahun lalu.
Baca Juga : Catatan Pejuang Literasi
Perpusjal Rebo hadirkan lapak baca gratis bagi masyarakat Rebo

Berawal dari kekhawatiran tersebut, melihat anak-anak korban gusuran, membuat Abdul tergerak hatinya. Ia akhirnya membuka komunitas Perpustakaan Jalanan (Perpusjal) Rebo.
Hadirnya Perpusjal ini, kata Abdul, ingin meningkatkan minat baca bagi masyarakat, terutama anak-anak.
“Saya membuat Perpusjal Rebo karena melihat lapakan baca dari Kawan Perpustakaan Jalanan Adventure Book saat bersolidaritas di Pancoran Buntu II, dan kebetulan ditempat saya yakni Pasar Rebo belum ada Perpustakaan Jalanan,” katanya, kepada Milenianews, Minggu (12/6).
Untuk buku-bukunya sendiri, ia mengandalkan para donatur. Jika Sobat Milenia ada yang ingin menyumbangkan buku atau alat tulis, bagi mereka, boleh melalui akun instagramnya di @perpusjal.rebo.
“Saya tidak mau menerima donasi berupa uang, gamau saya, takut menyalahgunakannya,” tambahnya.
Baca Juga : JPRW 2021 Dukung Peningkatan Produktivitas Komunitas Kehumasan
Saat ini, Perpusjal Rebo selalu aktif agendakan lapak baca gratis. Selain itu, mereka juga sudah melakukan berbagai agenda seperti Pasar Gratis, Food not Bombs, dan Ruang Pendidikan Alternatif.(Reporter 4)
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.