Negara-negara berkembang di Asia, pertumbuhan ekonominya diproyeksikan menurun dari 7,2 persen pada 2021 menjadi 4,4 persen pada 2022 yang sebelumnya meningkat menjadi 4,9 persen pada tahun 2023.
Baca juga : Dosen University of Freiburg Jerman Menjadi Penguji Seminar Proposal Tesis di UIN Ar-Raniry
Menurutnya, ada berbagai kebijakan yang dapat dilakukan yaitu menerapkan kebijakan yang prioritasnya menangani inflasi, menormalkan neraca bank sentral, dan menaikkan tingkat suku bunga riil di atas tingkat netral mereka dengan cepat dan cukup lama untuk menjaga inflasi dan ekspektasi inflasi terkendali.
Selain itu, perlu kebijakan yang melindungi golongan rentan selama penyesuaian seperti melalui transfer tunai yang ditargetkan kepada mereka kesulitan dalam mengakomodasi kenaikan harga energi dan pangan yang lebih tinggi.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kerjasama multilateral dan menghindari fragmentasi di tengah krisis ekonomi dan politik global.(Nadya Nurrahmah)
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.