Event, News  

Penjelasan Ekonomi Global Dari Berbagai Sisi

Daria mengatakan bahwa konsentrasi terhadap suatu critical material merupakan suatu masalah yang besar bagi perdagangan internasional, namun juga sebuah biang besar bagi difusi teknologi. Ia juga menambahkan bahwa Indonesia termasuk dalam negara yang kaya akan critical minerals. Akan tetapi, Indonesia juga perlu waspada sehingga sikap tetap menjaga perdagangan terbuka dan terprediksi merupakan hal yang vital.

Pembicara dari dalam negeri pada seminar ini salah satunya adalah Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro. Pada kesempatan ini Prof Bambang memaparkan tentang mencapai ekonomi global yang tangguh.

Ia menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi global diperkirakan melambat dari 6,0 persen pada 2021 menjadi 3,2 persen pada tahun 2022 dan 2,7 persen pada tahun 2023. Dengan terjadinya kenaikan inflasi akibat disrupsi pada global supply chain menyebabkan diberlakukannya pengetatan kebijakan moneter di sebagian besar wilayah, sehingga diekspektasikan terjadi kenaikan yang lebih curam pada suku bunga yang diberlakukan oleh bank sentral untuk melawan kenaikan harga.

Faktor penting yang mendasari perlambatan pada paruh pertama tahun ini adalah penghapusan cepat akomodasi moneter karena banyak bank sentral berusaha untuk memoderasi inflasi yang tinggi secara terus-menerus.

Berbicara mengenai inflasi, inflasi memiliki dampak yang besar, terutama pada kelompok berpenghasilan rendah di negara berkembang. Di negara-negara ini, hampir setengah dari konsumsi rumah tangga digunakan untuk makanan, artinya inflasi bisa memiliki dampak yang sangat akut pada kesehatan manusia dan standar hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *