Milenianews.com, Jakarta – Nama Chaplin memang selalu punya gema besar di dunia perfilman. Oona Chaplin, cucu dari legenda film dunia Charlie Chaplin, sadar betul akan hal itu. Saat kini dipercaya memerankan Varang dalam film Avatar: Fire and Ash, Oona justru membuka cerita soal perjalanan pribadinya dalam menerima nama besar yang sudah lebih dulu melekat pada dirinya sejak lahir.
Baca juga: Didiet Maulana Hadirkan Motif Tenun Ikat Nusantara Bertema “Avatar: Fire and Ash”
Putri dari Geraldine Chaplin ini mengaku sempat berada di titik ragu setelah lulus dari Royal Academy of Dramatic Art dan memutuskan terjun penuh ke dunia akting. Di fase itu, ia merasa belum sepenuhnya pantas menyandang nama Chaplin, karena menyadari ada banyak pintu yang terbuka berkat hubungan keluarganya dengan sang kakek.
“Ini adalah perjalanan untuk merasa pantas, karena saya tahu bahwa pintu-pintu telah terbuka bagi saya yang mungkin tidak akan terbuka jika saya tidak terkait dengan pria brilian ini. Tentu saja sulit untuk merasa tidak pantas berada di posisi Anda sekarang,” ujar Oona (25/12).
Dari rasa bersalah berubah menjadi rasa syukur
Seiring waktu, cara pandangnya pun berubah. Oona tak lagi memandang nama besar itu sebagai beban, melainkan sebagai tanggung jawab yang harus dijawab dengan kerja keras. Ia memilih berdamai dengan warisan keluarga dan menjadikannya sumber motivasi, bukan rasa bersalah.
“Dari rasa bersalah, menjadi rasa syukur dengan bekerja sangat keras dan menyadari bahwa apa pun yang saya lakukan tidak akan pernah sebanding dengan apa yang telah dilakukan kakek saya. Jika tujuan saya di dunia ini adalah agar orang-orang berkata, ‘Oh, cucu Charlie Chaplin’, lalu mereka mencari namanya dan menonton film-filmnya, maka saya bahagia karena dia adalah seorang jenius,” kata Oona (25/12).
Kehadirannya di Avatar: Fire and Ash menjadi momen besar dalam karier Oona. Meski film ini tercatat sebagai proyek blockbuster Hollywood pertamanya, dunia akting bukan hal baru baginya. Ia sudah aktif berakting sejak 2007 dan dikenal lewat perannya di serial Game of Thrones, Taboo, The Crimson Field, hingga Black Mirror.
James Cameron yakin sejak pertama melihatnya
Sutradara Avatar: Fire and Ash, James Cameron, juga mengungkap bahwa ketertarikannya pada Oona bermula dari rasa familiar terhadap namanya. Namun, ketertarikan itu berkembang menjadi keyakinan setelah melihat sosok dan karisma yang ia miliki sebagai seorang aktris.
Baca juga: Film Avatar: Fire and Ash Cetak Rekor, Meski Belum Tayang
“Awalnya saya hanya melihat seorang perempuan dengan nama yang terdengar familiar, tapi kemudian muncul perasaan bahwa saya benar-benar ingin bekerja dengannya,” ujar Cameron (25/12).
Lewat peran Varang, Oona Chaplin kini melangkah lebih jauh di panggung perfilman dunia. Bukan sekadar membawa nama besar keluarga, ia hadir dengan ceritanya sendiri, membuktikan bahwa di balik nama legendaris, ada proses panjang untuk menemukan jati diri dan rasa pantas sebagai seorang aktor.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.









