News  

Muncul Lagi, Kerajaan ‘Fiktif’ Mulawarman di Calon Ibu Kota Baru

Munculnya Kerajaan Fiktif Mulawarman

Milenianews.com, Kutai – Setelah munculnya kerajaan-kerajaan fiktif di Indonesia beberapa waktu lalu, publik kembali dihebohkan dengan kemunculan kerajaan Mulawarman di Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara.

Kukar (Kutai Kartanegara) punya kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura, menjadi kerajaan yang ada di wilayah Indonesia dan sah keberadaannya. Munculnya kerajaan Mulawarman, seolah menjadi tandingan di wilayah Kukar.

Awalnya, kemunculan kerajaan Mulawarman heboh setelah beberapa tankapan layar foto yang tersebar di media sosial dan WhatsApp.

Baca Juga : Raja dan Ratu Kerajaan Agung Sejagat Ditangkap Polisi

Keberadaannya Meresahkan Masyarakat

Foto : Raja Labok Kerajaan Mulawarman yang tersebar di Sosia Media

Dalam foto-foto yang tersebar, kerajaan Mulawarman dipimpin oleh seorang yang bernama Iansyahrechza atau disapa dengan Raja Labok.

Diberitakan Tribunnews, Kerajaan Mulawarman pun dilaporkan oleh pihak kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura ke polisi.

“Sudah, secara resmi melalui Laskar Kesultanan Remaong Kutai Berjaya,” ucapnya, Selasa (4/2).

Alasannya dilaporkan karena kerajaan tersebut meresahkan masyarakat dan lingkungan kesultanan. Selain itu, adanya kerajaan ini bisa merusak fakta sejarah.

“Menganggu sekali, dikarenakan adanya pemutarbalikkan dan pemalsuan fakta sejarah tanah Kutai. Bahwa kerajaan Kutai Martadipura yang ada di Muara Kaman sudah melebur bersama Kesultanan Kutai Kartanegara, sehingga penyatuan ini menjadi kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura,” jelasnya.

Selain itu, pemberian gelar bangsawan selalu diberikan oleh Kerajaan Mulawarman ini.

Polisi Masih Selidiki Keberadaan Kerajaan Mulawarman

Sumber : Tribun Kaltim

Kepala Satuan (Kasat) Polresta Kutai Kartanegara AKP Andika Dharma Sena mengatakan pihaknya masih menelusuri informasi tersebut.

“Iya benar, ada muncul Kerajaan Mulawarman. Ada yang bilang raja Mulawarman, tapi kami masih telusuri,” ungkapnya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (4/2).

Wilayah Kerajaan Mulawarman berlokasi di calon ibu kota baru. Sebelumnya, Polresta Kutai Timur telah mengungkap kerajaan fiktif, King of The King di Kabupaten Kutai Timur.

Polisi menetapkan dua tersangka Buntoha (45) dan Zakaria (54). Dua orang tersebut merupakan petinggi dari kerajaan fiktif tersebut. Mereka diduga melakukan penipuan dengan menarik sejumlah uang pendaftaran anggota sebesar 1,7 juta rupiah.

Dalam keterangannya kedua tersangka berjanji akan mengembalikkan uang tersebut sebesar miliaran rupiah. Namun janji tersebut tak pernah dipenuhi, hingga korban melapor ke polisi.

Baca Juga : Petinggi Sunda Empire Ditangkap Polisi

Sebelum-sebelumnya, muncul juga kerajaan-kerajaan fiktif yang geger di beberapa wilayah di Indonesia. Modus mereka hampir sama, melakukan penipuan dengan memeras para anggota dan calon anggotanya yang mau gabung.

Kerajaan tersebut ialah Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire dan King of The King. (Ikok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *