Metrodata Sepakati MoU Kerja Sama Pengembangan Digital

(Dok Pribadi)

Milenianews. com, Jakarta – PT. Metrodata Electronics Tbk., perusahaan publik ICT terbesar di Indonesia, dan juga FPT Information System (FPT IS), sebuah perusahaan terkemuka asal Vietnam. Telah resmi menyepakati Memorandum of Understanding (MoU).

Hal ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemungkinan bersinergi dalam pembangunan solusi Digital Transformation kelas dunia yang didukung oleh solusi Cloud, Data, dan Artificial Intelligence (AI), guna menangkap peluang digital Indonesia yang terus berkembang.

Inisiatif ini menandai langkah penting menuju peningkatan kerja sama antara bisnis di kedua negara, khususnya dalam memajukan pengembangan teknologi digital, terutama di bidang AI.

Baca juga: MTDL Optimis Kebutuhan Terhadap TIK Akan Terus Berkembang

Susanto Djaja, selaku Presiden Direktur Metrodata mengatakan dalam sambutanya bahwa kolaborasi ini berfokus untuk mempromosikan aplikasi berbasis AI guna meningkatkan produktivitas dan mempercepat kemajuan menuju pencapaian tujuan “Visi Indonesia 2045”.

“Hari ini menandai tonggak penting ketika PT Metrodata Electronics menindaklanjuti peluang kemitraan
strategis dengan FPT IS. Dalam kolaborasi ini, kami akan bersama-sama fokus untuk mempromosikan aplikasi berbasis Artificial Intelligence guna meningkatkan produktivitas serta juga dengan begitu dapat mempercepat kemajuan menuju pencapaian tujuan Visi Indonesia 2045,” ungkapnya dalam acara penandatanganan kerjasama, pada Senin (15/1) di Jakarta.

Komitmen Metrodata dan FPT IS

Untuk itu, FPT IS dan Metrodata berkomitmen untuk memanfaatkan sumber daya dan keahlian maksimal mereka untuk secara efektif berinvestasi dan mendukung kemungkinan membentuk usaha patungan dalam waktu dekat.

Tujuannya adalah menjadi penyedia solusi digital transformation terkemuka di Indonesia, memenuhi standar internasional, dalam waktu lima tahun ke depan.

Foto bersama presiden RI Joko Widodo, dalam acara penandatanganan Mou Metrodata dan FPT IS, Senin (15/1) di Jakarta. (Dok Pribadi)

“Kita dapat melihat dengan jelas bahwa ekonomi digital Indonesia menawarkan banyak peluang dan prospek, dengan proyeksi mencapai USD 1,5 triliun. Serta juga telah menyumbang 14% dari PDB. Terutama, infrastruktur Cloud dan peluang terkait Artificial Intelligence diharapkan akan berlipat ganda setiap lima tahun,” sambung Susanto.

Baca juga: Seminar Pemuda Digital Universitas BSI: Menggali Potensi Artificial Intelligence (AI) Dalam  Bidang Pendidikan

Hal serupa juga diungkapkan Mr. Tran Dang Hoa selaku Chairman of FPT IS. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi ini akan menjadi pondasi penting bagi kedua entitas untuk memanfaatkan potensi internal mereka, mengembangkan produk dan layanan teknologi, mencapai status “kelas dunia” dan menciptakan keuntungan pertumbuhan signifikan bagi bisnis.

Isi MoU yang disepakati Metrodata dan FPT IS

MoU tersebut merinci bahwa fokus kerja sama berada pada pengembangan dan penerapan solusi digital transformation berbasis teknologi terdepan seperti Cloud Computing, Data, dan Artificial Intelligence.

Kolaborasi ini berpotensi melibatkan berbagai area kritis, antara lain:

– Pengembangan pasar untuk aplikasi dan solusi digital transformation yang disesuaikan dengan wilayah Indonesia, bertujuan untuk transformasi hijau dan akselerasi digital.

– Inisiatif pendidikan akan difokuskan pada pengembangan bakat profesional, khususnya pada bidang data science, machine learning, dan pemrograman Artificial Intelligence.

Baca juga: Universitas Nusa Mandiri Sukses Gelar Seminar Digital Bisnis Pemanfaatan Artificial Intelligence

– Pembentukan platform infrastruktur Artificial Intelligence yang tangguh akan mencakup teknologi Cloud dan GPU.

– Pembuatan model Machine Learning dan aplikasi Artificial Intelligence yang inovatif.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *