News  

Kuatkan Semangat Santri dengan Bahasan Kepahlawanan di Pesantren At-Taqwa, Bandung Barat

Pesantren At-Taqwa Kabupaten Bandung Barat menggelar sesi sharing inspiratif bersama Kepala Humas Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Imam Nawawi, Sabtu (19/10/2024). (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Bandung– Pesantren At-Taqwa Kabupaten Bandung Barat menggelar sesi sharing inspiratif bersama Kepala Humas Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Imam Nawawi, yang diadakan untuk menguatkan semangat para santri.

Dalam sesi tersebut, Imam Nawawi, yang juga dikenal sebagai penulis aktif, membawakan materi mengenai nilai-nilai kepahlawanan, Sabtu (19/10/2024) malam.

Dalam pemaparannya, Imam Nawawi menyampaikan bahwa seorang pahlawan adalah sosok yang pemberani, bertanggung jawab, dan berjuang untuk menyelamatkan kehidupan banyak orang.

“Pahlawan mampu melakukan semua itu karena mereka terus membersihkan jiwa dan pikirannya. Mereka adalah insan yang optimistis, disiplin, serta tekun dalam belajar,” ungkapnya di hadapan para santri.

Bahasan ini sangat menginspirasi para santri. Zaky Riyadi, santri kelas 3 SMA di Pesantren At-Taqwa, merasa tercerahkan setelah mendengar materi tersebut.

“Setelah pencerahan tadi, saya teringat bahwa seorang pembelajar harus memiliki ketajaman berpikir. Pahlawan bukan hanya tentang keberanian dan menyelamatkan orang, tetapi juga tentang keberanian untuk mengambil tanggung jawab,” ujarnya  dalam rilis yang diterima Milenianews.com.

Baca Juga : BMH Adakan Pelatihan Menulis untuk Santri Penghafal Qur’an di Bandung

Selain itu, Muhammad Amhar Sajad, santri kelas 3 SMP asal Lampung yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz, menambahkan bahwa menjadi pahlawan tidak hanya berarti mampu mengangkat senjata, tetapi juga mengangkat pena.

“Di keheningan malam saat orang terlelap tidur, pahlawan mampu menulis cerita yang lebih mendekatkan kepada Sang Pencipta,” ucapnya dengan penuh makna.

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada para santri agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang kuat, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif bagi umat.

“Melalui pemahaman ini, diharapkan para santri mampu meneladani sifat-sifat pahlawan dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Jabar, Yusep Suhendar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *