Milenianews.com, Kutai– Mentari mulai meredup di langit Kombeng, Kutai, Kalimantan Timur, saat sebuah mobil berlogo Baitul Maal Hidayatullah (BMH) melintasi jalan berbatu menuju Pondok Pesantren Ar Rahmah. Udara sore terasa sejuk, mengiringi langkah tim BMH yang membawa paket-paket bingkisan. Hari itu, 12 Maret 2025, bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga momen kebersamaan yang penuh makna.
Di dalam pondok, tujuh dai yang telah bertahun-tahun membimbing santri dan masyarakat duduk dalam suasana hangat.
Mereka adalah sosok yang tanpa lelah menebar ilmu Islam, mengajarkan nilai-nilai kebaikan, dan menjadi cahaya di tengah keterbatasan. Ramadhan bagi mereka bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga masa di mana tugas dakwah semakin padat.
Ketika bingkisan diserahkan satu per satu, Ustaz Alimuddin, salah satu dai, menerima dengan tangan bergetar. Matanya berbinar penuh haru.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bingkisan Ramadhan dari BMH. Bantuan ini bukan sekadar paket, tetapi juga bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi kami para dai. Di tengah kesibukan membimbing santri dan berdakwah di masyarakat, perhatian seperti ini menjadi penyemangat bagi kami,” ungkapnya.
Sebagai seorang dai di pelosok, kesehariannya penuh dengan tantangan. Perjalanan jauh untuk mengajar, minimnya fasilitas, dan keterbatasan kebutuhan sehari-hari sering kali menjadi ujian.
Namun, keyakinannya tidak pernah goyah. Ia percaya bahwa selama ada niat tulus, Allah selalu memberikan jalan. Dan hari itu, perhatian dari BMH menjadi bukti bahwa ia dan para dai lainnya tidak sendiri dalam perjuangan dakwah.
Baca Juga : BMH Salurkan Karpet Shalat untuk Masjid Ahlul Ihya Ponorogo, Jamaah Makin Nyaman Beribadah
Program Berbagi Bingkisan ini bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan. Setiap paket yang diberikan adalah simbol penghargaan bagi mereka yang telah berjuang membina generasi Qurani. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan para dai semakin bersemangat dalam menyebarkan ilmu, memperkuat akhlak santri, dan membangun masyarakat yang lebih dekat dengan Islam.
Ketika senja semakin merayap di horizon Kombeng, suasana di Pondok Pesantren Ar Rahmah terasa lebih hangat. Di tengah syukur dan doa yang terlantunkan, para dai kembali menguatkan tekad mereka. Ramadhan ini, mereka tidak hanya memberi, tetapi juga menerima—bukan hanya dalam bentuk bingkisan, tetapi juga dalam semangat dan kepedulian yang mengalir dari saudara seiman.
“Terima kasih kepada BMH dan para donatur. Semoga Allah membalas dengan keberkahan yang berlipat bagi semua yang telah membantu,” tutup Ustaz Alimuddin, sebelum kembali melanjutkan tugas mulianya.