News  

Jurnalis Irlandia Yang Ditembak Akan Dimakamkan Rabu Ini

Milenianews.com, Jakarta – Seorang jurnalis yang dibunuh oleh gerilyawan New IRA, di Irlandia Utara akan dimakamkan pada hari Rabu (24/04). Lyra McKee, jurnalis itu menghabiskan waktunya untuk mencatat sejarah provinsi yang bermasalah.

Ia ditembak di kepalanya pada Kamis pekan lalu saat perusuh bentrok dengan polisi di Londonderry, kota kedua di provinsi Inggris. Pada hari Selasa, faksi republik yang tidak setuju, New IRA mengaku bertanggung jawab dan meminta maaf, dengan mengatakan bahwa tembakan itu ditujukan bukan pada Lyra namun kepada polisi.

Pembunuhan itu memuncukan kembali ingatan mengenai perselisihan dengan kekerasan di Irlandia Utara yang terjadi tiga dekade lalu. Kejadian tersebut memicu kecaman di seluruh spektrum politik juga di Republik Irlandia sendiri. Rekan Lyra, Sara Canning mengatakan pemakamannya di Katedral St Anne di Belfast akan menjadi “perayaan hidupnya”.

Baca Juga : Lucu! Dua Gorila Ikut Berswafoto Dengan Pengasuhnya

Canning : Warisan Lyra Akan Selalu Hidup

Lyra membangun karir menulis nya tentang apa yang disebut “ceasefire babies” – yakni generasi-generasi yang muncul setelah Perjanjian Jumat Agung 1998 yang mengakhiri konflik yang dikenal sebagai “The Troubles”.Dia juga menulis sebagai advokat untuk isu-isu LGBT, yang ditampilkan bintang bergengsi Forbes “30 under 30” di media.

Canning meminta mereka yang menghadiri upacara pemakaman mengenakan pakaian superhero Harry Potter dan Marvel sebagai penghargaan atas kecintaan Lyra terhadap bisnis franchies. “Kita semua lebih miskin karena kehilangan Lyra,” kata Canning dimuat AFP.

“Harapan dan impian kita dan semua luar biasa, dia dihancurkan oleh tindakan biadab. Warisannya akan selalu hidup dalam kehidupan yang dia tinggalkan,” ujar Canning. Pemakaman diperkirakan akan dimulai pukul 12.00 waktu setempat.

Dua Pria Dibebaskan Dari Tuduhan Setelah Ditangkap

Menteri Luar Negeri Irlandia, Simon Coveney akan menghadiri upacara bersama Presiden Michael D. Higgins. Perwakilan dari enam partai politik utama Irlandia Utara juga diperkirakan akan hadir.

Menteri Inggris untuk Irlandia Utara, Karen Bradley menyebut Lyra sebagai seorang wanita muda yang bersemangat yang melambangkan Irlandia Utara yang baru. “Penghargaan abadi kami untuk Lyra adalah untuk memastikan bahwa kami terus bekerja untuk perdamaian bagi seluruh Irlandia Utara,” katanya kepada anggota parlemen pada hari Selasa (23/04) kemarin.

Baca Juga : Berlayar Di Lautan Hong Kong Dengan Kapal Legenda Bajak Laut

New IRA mencari integrasi provinsi Inggris di Irlandia Utara dengan Republik Irlandia – menolak kampanye politik arus utama tanpa kekerasan untuk mencapai tujuan itu. Menawarkan permintaan maaf penuh dan tulus. 

Polisi di Irlandia Utara mengatakan pada hari Selasa bahwa seorang wanita berusia 57 tahun telah ditangkap di bawah Undang-Undang Terorisme sehubungan dengan pembunuhan tersebut. Dua pria berusia 18 dan 19 yang ditangkap sebelumnya dalam penyelidikan kini telah dibebaskan tanpa tuduhan. New IRA  juga mengklaim pembunuhan Lyra terjadi setelah serangkaian pemboman mobil.

Sumber : AFP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *