Milenianews.com – Indonesia kembali masuk dalam kelompok negara yang berpendapatan menengah atas atau upper middle-income country (UMIC), berdasarkan data dari Bank Dunia per tanggal 1 Juli 2023.
Menurut Bank Dunia, Gross National Income (GNI) per kapita atau pendapatan per kapita Indonesia sebesar 9,8 persen, yaitu sebesar 4.580 di 2020 dollar AS, sedangkan di 2021 tercatat sebesar 4.170 dollar AS.
Baca juga : Bank OCBC Bekolaborasi dengan Beberapa Animasi Studio, Buy 1 Get 1 Free Tiket Nonton
Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu mengatakan, meskipun ambang batas klasifikasi UMIC tahun 2022 naik menjadi 4.466 dollar AS, pemulihan ekonomi yang kuat menempatkan Indonesia kembali sebagai kelas menengah atas.
“Indonesia berhasil naik menjadi upper-middle income country, bahkan di saat ambang batas klasifikasinya naik mengikuti kenaikan inflasi global,” imbuh Febrio mengutip dari Kompas.com, Selasa (4/7).
Sebelumnya, Indonesia pernah masuk dalam kelompok negara berpendapatan menengah atas di tahun 2019 dengan GNI per kapital sebesar 4.070 dollar AS.
Namun, Pandemi Covid-19 yang menghentikan hampir seluruh aktivitas ekonomi dunia menurunkan kembali posisi Indonesia kedalam kelompok negara berpendapatan menengah bawah di tahun 2020.
Menurut Febrio, kembalinya negara kita ke kelompok negara berpendapatan menengah atas tidak terlepas dari efektifitas penanganan pandemi, pelaksanaan program penanganan covid serta pemulihan nasional. Serta transformasi ekonomi melalui hilirisasi sumber daya alam (SDA).
Berbagai instrumen APBN melalui program PC-PEN 2020-2022 juga berperan penting dalam meberikan bantalan kebijakan di masa kriis pandemi serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
Disisi lain, dampak signifikan dari kebijakan hilirisasi SDA telah mendorong kinerja ekspor dan memperkuat keseimbangan eksternal Indonesia. Sehingga, Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia yang paling cepat pulih dan kuat.
“Pemerintah berkomitmen untku terus menjaga kualitas perekonomian. Ini ditunjukkan dengan penurunan tingkat kemiskinan kembali menjadi salah satu digit di tahun 2021 dan konsistensi penurunan pengaggunran yang terus mendekati level pra-pandemi,” jelasnya.
Baca juga : Bank Mandiri dan Wise Janjikan Transfer Murah dan Cepat ke Luar Negeri
Guna merealisasikan cita-cita Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi sebelum tahun 2045, Dibutuhkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di kisaran 6-7 persen secara konsisten.
“Peningkatan GNI per kapital secara signifikan di tahun 2022 ini menjadi pijakan yang kuat untuk mewujudkan visi Indonesia Maju 2045,” imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.