Heboh Carrimycin sebagai Obat Manjur untuk Covid-19

Carrimycin sebagai Obat untuk Covid-19

Milenianews.com, Jakarta – Dalam blog nya Dahlan Iskan, Disway.id menuliskan bahwa Cina telah mempunyai obat berupa pil untuk menyembuhkan Corona. Dalam memaparkan materi mengenai pil tersebut, mantan menteri BUMN ini, sebelumnya menyinggung mengenai obat malaria hydroxychloroquine.

Chloroquine, setelah Presiden Trump mengumumkan obat malaria tersebut sebagai obat Covid-19. Presiden pun menjelaskan pemerintah sudah membeli 29 juta Hydroxychloroquine. Sudah dikirim ke lab, ke militer, dan ke rumah-rumah sakit. 

Baca Juga : Pohon Kina, Kandidat Kuat untuk Obat Virus Corona

Hydroxychloroquine gempar sebagai Obat untuk Covid-19

Namun, Chloroquine ini, tidak menjadi obat untuk Covid-19, jika tidak dicampurkan dengan bahan yang lain. Sebuah penelitian rupanya sudah dilakukan terkait Hydroxychloroquine.

Dalam penelitian tersebut, dibeberkan Dahlan Iskan, jika pasien diberikan hydroxychloroquine yang dikombinasikan dengan acrolide antibiotic Azithromycin 100 persen sembuh.

“Tapi kalau hanya diberikan Hydroxychloroquine saja, tanpa kombinasi itu, hanya 57 persen yang sembuh,” tulisnya.

Di Tiongkok sendiri, hydroxychloroquine juga masuk dalam daftar 10 obat yang diizinkan dipakai di Covid-19.

Carrimycin, Obat Manjur untuk Covid-19

Tapi ada obat yang efektif menyembuhkan pasien Corona. Obat itu diberi nama Carrimycin. Obat ini bahkan sudah dipakai di 9 rumah sakit di Tiongkok.

Carrimycin merupakan obat lama yang telah disetujui pemerintah Cina pada 26 Maret 2020. Pada Februari silam, sudah dilakukan uji coba terhadap 500 relawan lebih yang positif Corona.

Semua relawan uji coba itu harus penderita Covid-19. Mereka dibagi dalam banyak kelompok. Ada kelompok umur. Ada kelompok jenis kelamin. Ada pula kelompok stadium sakitnya: ringan, sedang, dan berat.

“Akhirnya pemerintah memberikan persetujuan. Kok begitu cepatnya. Mengapa? Karena ini bukan obat penemuan baru. Ini penemuan lanjutan,” tulis Dahlan.

Sementara untuk penemuannya sendiri, Carrimycin sudah ditemukan pada Juni tahun lalu. Saat itu belum ada wabah Corona. Digunakan untuk penanganan bakteri dan infeksi juga untuk melawan kanker.

Baca Juga : IDI Sebut Chloroquine bukan Obat untuk COVID-19

Carrimycin dinilai efektif untuk Covid-19 dan mulai diproduksi di Shanghai. Carrimycin merupakan obat, berbeda dengan vaksin.

Vaksin untuk orang sehat agar mereka tidak terpapar Corona. Sementara Carrimycin berupa pil untuk orang sakit agar sembuh dari Corona. (Ikok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *