Milenianews.com, Jakarta – Pandemi Covid-19 yang masih mewabah di tanah air tiap harinya semakin meningkat kasusnya. Bahkan kini, sudah menyentuh angka 100 ribu jiwa terinfeksi positif.
Kasus yang meningkat itu mulai terjadi saat masa transisi menjalani fase new normal. Dimana banyak orang yang beraktivitas diluar rumah, fasilitas publik yang kembali dibuka dengan pembatasan tertentu, dan perkantoran yang mulai beroperasi kembali. Bahkan, muncul klaster-klaster baru yang terjadi di perkantoran.
Fase new normal atau adaptasi kebiasaan baru yang diharapkan mampu membuat masyarakat memulai rutinitas dan kebiasaan baru dalam menjalani kehidupan sehari-hari di tengah pandemi ini, justru membuat banyak orang menganggap bahwa mereka dapat melakukan aktivitas dengan normal tanpa memperhatikan protokol kesehatan.
Baca Juga : Ini dia, 4 Tips Sehat ala Milenianews untuk Adaptasi Kebiasaan Baru
Banyak orang yang mengabaikan hal-hal sederhana yang justru hal tersebut sebenarnya dapat membantu mengurangi penyebaran Covid-19. Berikut hal-hal yang sering diabaikan masyarakat saat menjalani new normal :
1. Memakai masker saat beraktivitas di luar rumah

Masker adalah salah satu alat pelindung diri yang harus disiapkan dan tidak boleh dilupakan saat new normal. Apalagi saat ingin melakukan aktivitas didalam maupun diluar ruangan seperti bekerja atau berbelanja.
Namun, kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker masih rendah. Beberapa daerah kini mengadakan razia untuk menindak tegas orang-orang yang tidak mengenakan masker. Tindakan tegas tersebut bisa berupa denda atau sanksi sosial. Masker sangat berguna untuk mencegah tertularnya virus atau menularkan virus ke orang lain disaat pandemi Covid-19.
2. Menyentuh benda dengan sembarangan

Foto : Hati-hati saat mennyentuh benda yang ada di tempat publik. Seperti menekan tombol lift, lebih baik jangan gunakan telapak tangan langsung saat menekan.
Virus corona mampu bertahan hingga beberapa jam pada permukaan benda tergantung dari suhu, kelembaban, dan jenis bendanya. Dalam mencegah tertularnya Corona, kita harus berhati-hati saat menyentuh dan memegang suatu benda.
Tidak ada yang tahu apakah benda tersebut diendapi virus atau tidak. Kasus tertularnya virus Corona karena menyentuh benda yang tidak steril sangat rentan terjadi di fasilitas publik dan daerah perkantoran. Benda-benda tersebut seperti gagang pintu, tombol lift, gagang telepon, uang, dan benda lainnya yang sering disentuh orang.
3. Menjaga jarak (phisycal distancing)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149597/original/043809600_1591845222-20200611-Penumpang-Kereta-8.jpg)
Fase new normal memberi kesempatan untuk melakukan aktivitas sehari-hari dan membuka kembali fasilitas publik serta perkantoran. Namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya dengan tetap melakukan jaga jarak.
Baca Juga : Industri Esports Diprediksi Akan Bangkit di Era New Normal
Meskipun kegiatan yang melibatkan banyak orang sudah diizinkan kembali, bukan berarti kita bisa dengan bebas berkerumun. Ada pembatasan-pembatasan tertentu dan pemberian tanda jaga jarak untuk meminimalisir penularan. Saat beraktivitas kita seharusnya juga tidak memaksakan untuk berdesakan. Dengan melakukan jaga jarak, risiko penularan Covid-19 semakin kecil. (Zulfi Ramdhani)