Milenianews.com – Facebook kini sedang menguji obrolan enkripsi ujung ke ujung (end-to-end encription) sebagai default di Messenger. Dengan begitu, nantinya Sobat tidak perlu lagi mengaktifkannya secara manual untuk setiap sesi obrolan individunya.
Mengutip dari XDA Developors (17/8), sejak tahun 2016, sebenarnya Facebook telah mengeluarkan fitur enkripsi ujung ke ujung ini. Namun, mereka belum siap untuk mengaktifkan fitur tersebut secara default pada akhir tahun lalu.
Baca Juga : Kominfo Tidak Jadi Blokir Instagram, Facebook, dan WhatsApp
Fitur Enkripsi Ujung ke Ujung Facebook
Setelah beberapa penyesuaian, kini Facebook akan mengadakan pengujian obrolan terenkripsi ujung ke ujung secara default itu dalam beberapa minggu ke depan. Mereka akan memilih beberapa pengguna, untuk memperhatikan bahwa obrolan mereka di Messenger dienkripsi ujung-ke-ujung secara otomatis.
Selain itu, Facebook juga akan menguji fitur obrolan terenkripsi ujung ke ujung pada akun yang terhubung antar perangkat atau lebih dari satu perangkat. Dengan begitu, ketika Sobat menghapus pesan di satu perangkat Messenger, maka di perangkat lain juga pesan tersebut akan ikut terhapus.
Di samping itu, Sobat juga dapat membatalkan pengiriman pesan dan membalas story di Facebook, semuanya dalam ruang terenkripsi ujung ke ujung. Dengan fitur enkripsi ujung ke ujung, apa pun bentuk percakapan Sobat di dalam aplikasi akan tetap aman.
Baca Juga : Mark Zuckerberg Janjikan Konten Kreator Facebook dan Instagram Dapat Cuan
Facebook juga akan mulai menguji cara baru untuk mencadangkan pesan obrolan terenkripsi ujung ke ujung yakni layanan Penyimpanan Aman. Layanan ini akan dengan aman menyimpan cadangan obrolan terenkripsi secara online.
Selain itu, akan ada lapisan perlindungan yang tersedia pada saat akan memulihkan cadangan pesan tersebut. Sobat harus memasukkan PIN atau menggunakan kode yang telah Sobat buat untuk bisa mendapatkan pesan tersebut.
Di samping itu semua, Facebook menyatakan peluncuran fitur enkripsi ujung ke ujung ini akan mereka lakukan secara bertahap dan akan berlanjut hingga 2023.
Jangan sampai ketinggalan info terkini dengan subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.