Milenianews.com, Jakarta – Cyber University, melalui Program Studi Teknologi Informasi (TI), sukses menggelar Pelatihan Keamanan Digital untuk Kader PKK Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Bertempat di Kampus Cyber University pada Kamis (18/12), kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan utama meningkatkan literasi dan kesadaran keamanan digital bagi para kader, khususnya dalam menghadapi risiko kebocoran data pribadi dan penipuan online.
Mengusung tema “Privasi Di Ujung Jari: Panduan Keamanan Digital untuk PKK,” pelatihan ini dirancang untuk membekali para kader dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam menggunakan teknologi informasi secara aman dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Alumni Sistem Informasi Cyber University Ini Sukses Jadi Penggerak Transformasi Digital di BRI
Ketua Pelaksana PKM, Rika Astuti, dalam sambutannya menekankan peran krusial perempuan, terutama kader PKK, sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan digital keluarga dan lingkungan. “Di era digital saat ini, kemampuan menjaga privasi dan keamanan data menjadi kebutuhan mendasar. Melalui pelatihan ini, kami berharap para kader PKK dapat menjadi agen literasi digital di lingkungannya masing-masing,” ujarnya dalam rilis yang diterima milenianews.com, Jumat (19/12).
Materi utama disampaikan oleh Dedi Dwi Saputra, yang membahas topik-topik krusial seperti pengenalan berbagai ancaman digital, teknik pengelolaan kata sandi yang aman dan efektif, cara melindungi data pribadi di media sosial, serta tips praktis untuk menghindari modus-modus penipuan online yang semakin beragam.
Di samping itu, kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran dosen Program Studi Teknologi Informasi Cyber University, termasuk Dicky Hariyanto selaku Ketua Program Studi, Rizki Hesananda, dan Diky Wardhani, yang memberikan dukungan akademik serta pendampingan. Dicky Hariyanto, mengungkapkan bahwa PKM ini adalah wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Keamanan digital bukan hanya isu teknis, tetapi juga isu sosial. Melalui PKM ini, kami ingin memastikan bahwa pengetahuan teknologi dapat dimanfaatkan secara inklusif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya kader PKK sebagai garda terdepan di lingkungan keluarga,” jelasnya.
Sebagai The First Fintech University in Indonesia, Cyber University komitmen ini diperkuat dengan dukungan aktif dari mahasiswa Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMTIS), yaitu Muhammad Hafidz Syahrul Ramadhan, Muhammad Rafi Fernanda, Annisa Rachmanti, Rifky Fadillah, Arvest Hammam Azafir, dan Dimas Syarif. Para mahasiswa ini berperan penting dalam membantu teknis pelatihan dan pendampingan peserta, memastikan kegiatan berjalan lancar dan interaktif.
Salah satu peserta, Tuti, mengungkapkan apresiasinya terhadap pelatihan ini. “Materinya sangat bermanfaat dan mudah dipahami. Sekarang saya jadi lebih paham bagaimana melindungi data pribadi di handphone dan media sosial. Ilmu ini akan kami bagikan juga kepada anggota PKK lainnya,” ungkap Tuti dengan antusias.
Melalui kegiatan ini, Cyber University menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan literasi digital masyarakat serta membangun ekosistem digital yang aman, cerdas, dan berkelanjutan bagi semua.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.











