Campak Masih Mengancam, Kemenkes Ingatkan Hindari Kontak dengan Bayi Saat Sakit

ancaman campak pada bayi

Milenianews.com, Jakarta – Ada satu kebiasaan yang hampir selalu muncul saat kumpul keluarga yaitu melihat bayi lucu, lalu refleks mencubit pipinya atau menggendong tanpa pikir panjang. Niatnya tentu baik gemas. Masalahnya, menurut dunia medis, sentuhan spontan itu kadang bisa membawa “oleh-oleh” yang tidak diundang. Namanya campak.

Banyak orang masih menganggap Campak sekadar penyakit anak dengan ruam merah yang akan hilang sendiri. Padahal secara medis, penyakit ini bersifat imunosupresif artinya dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh anak. Dalam kondisi tertentu, campak bahkan bisa membuka pintu bagi berbagai penyakit lain yang jauh lebih serius.

Baca juga: Asuransi Kesehatan Santri: Antara Ikhtiar Sosial dan Kepatuhan Syariah di Pesantren

Sentuhan Sederhana Bisa Picu Penularan pada Anak Rentan

Tingkat penularannya pun tinggi. Satu penderita campak bisa menularkan virus ke 12 hingga 18 orang lainnya.

Dikutip dari berbagai sumber yang ada, Sabtu (14/3), menjelang musim mudik Lebaran, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menyentuh bayi atau anak-anak, terutama jika sedang tidak dalam kondisi sehat.

Pelaksana tugas Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, mengimbau masyarakat yang mengalami gejala demam atau ruam kemerahan untuk menghindari kerumunan dan melakukan isolasi mandiri di rumah.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan cakupan imunisasi campak mencapai 95 persen sebelum Lebaran. Pemerintah juga menyediakan layanan vaksin Vaksin MR (Measles Rubella) di sejumlah posko mudik bagi anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi.

Data Kemenkes mencatat sepanjang 2026 terdapat lebih dari 10.453 suspek campak, dengan tambahan 506 kasus pada minggu ke-8. Angka ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan saat bersilaturahmi sama pentingnya dengan menjaga hubungan keluarga.

Baca juga: PBB Mencatat Kasus Campak Di 2019 Naik Tiga Kali Lipat

Angka itu menjadi pengingat bahwa di tengah suasana Lebaran yang penuh pelukan dan jabat tangan, ada satu hal yang perlu dijaga kesehatan.

Karena pada akhirnya, silaturahmi memang penting. Tapi membawa pulang virus sebagai “oleh-oleh” jelas bukan bagian dari tradisi yang ingin dipertahankan.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *