Milenianews.com, Jakarta – Guna memperingati hari Sumpah Pemuda, Sampoerna University menggelar Bright Future Talks 2023. Mengusung tema “Dari Pemuda Untuk Indonesia : Teknologi Berkelanjutan dan Inklusif” Talk Show tersebut telah berlangsung di Jakarta, (27/10) lalu.
Saat ini Indonesia sedang mengalami bonus demografi di mana jumlah penduduk produktif sebanyak 190,83 juta jiwa (69,3%) lebih banyak dibandingkan dengan usia produktif.
Hal tersebut menjadi kesempatan para pemuda untuk mengoptimalkan manfaat bonus demografi dengan meningkatkan kapasitas pemuda agar menjadi kreatif dan inovatif. Termasuk peran pemuda dalam mendukung transformasi teknologi hijau.
Baca juga : LindungiHutan Masuk TOP 9 Kompetisi Startup NEXSPACE 2023
Bright Future Talks 2023, Sampoerna University
“Jika dilihat dari isu lingkungan, maka pemuda merupakan agent of change yang bisa berperan sebagai inovator, aktor, influencer, maupun mentor bagi masyarakat dalam aksi perubahan ke aras sustainability,” pungkas Sylvia Diah selaku Pengendali Dampak Lingkungan, Pusat Industri Hijau, Kementerian Perindustrian pada Jumat (27/10).
Guna mendukung pemuda serta stratup yang bergerak dalam bidang lingkungan, Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jendral Industri Kecil, Menengah dan Aneka menyediakan program yang disebut Startup4industry guna mengakselerasi startup sebagai technology provider atau problem Solver bagi industri dan masyarakat.
Hal tersebut juga didukung oleh Farid Triawan selaku Head of Mechanical Engineering program Sampoerna University di mana Sampoerna University menghadirkan Fakultas Teknik dan Teknologi yang menerapkan kurikulum berstandar dunia dan disusun berdasarkan general education khas pendidikan tinggi Amerika.
“Hal ini tentunya agar kami bisa mempersiapkan sarjana-sarjana teknik yang kompeten. Kemudian dapat berfikir kritis dan inovatif dalam menghadirkan teknologi bagi Indonesia,” ucap Farid terkait tujuan Sampoerna University pada Jumat (27/10).
Berdasarkan data startup Rangking per 14 Juni 2023, Indonesia termasuk ke dalam jajaran negara dengan jumlah startup terbanyak di dunia. Tepatnya dengan jumlah yang mencapai 2.482, menjadikan Indonesia duduki peringkat keenam di dunia.
Baca juga : NSC Jadi Wadah Pembinaan Mahasiswa UNM Terjun ke Dunia Startup
Data lain mengungkap bahwa pendiri usaha rintisan teknologi didominasi oleh kaum produktif yang berusia 25-38 sebanyak 60,50%. Data tersebut diambil berdasarkan MIKTI Mapping dan Database Startup Indonesia 2021.
Maka dari itu, diharapkan startup dapat berkembang dan mampu membawa perubahan secara merata dan ramah lingkungan. Hal tersebut, dilakukan demi menjaga masa depan Indonesia maupun dunia.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.