News  

BMH, Pos Dai, dan KUA Ampel Salurkan Beras dan Al-Qur’an kepada Mualaf di Boyolali

BMH menyalurkan beras dan Al-Qur’an kepada para mualaf di Dukuh Tegalrejo, Desa Jlarem, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, pada Rabu (16/10/2024). (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Boyolali– Atas dukungan masyarakat, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) senantiasa menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat pedesaan dengan menyalurkan bantuan beras dan Al-Qur’an kepada para mualaf.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BMH, Pos Dai, dan Kantor Urusan Agama (KUA) Ampel Boyolali, yang berlangsung di Dukuh Tegalrejo, Desa Jlarem, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, pada Rabu (16/10/2024).

Sebanyak 50 kantong beras dan 50 mushaf Al-Qur’an disalurkan kepada keluarga mualaf di dukuh tersebut. Bantuan ini bertujuan meringankan beban ekonomi warga sekaligus meningkatkan literasi keagamaan dan semangat ibadah mereka.

Koordinator BMH Perwakilan Jawa Tengah, Gerai Boyolali, Sunarto, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan semua pihak yang terlibat, terutama kepada para donatur.

“BMH sangat berterima kasih kepada KUA Ampel, Pos Dai, dan para mualaf yang hadir. Terlebih kepada para donatur yang tidak bisa hadir, namun kepeduliannya sampai di sini,” ungkap Sunarto dalam rilis yang diterima Milenianews.com.

Baca Juga : BMH Bahagiakan Santri Al Firdaus Sidoarjo dengan Sumur Bor Ke-173, Akses Air Bersih Kini Lebih Mudah

Kepala KUA Ampel, Maryanto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan bahwa sinergi ini adalah bentuk nyata kolaborasi antar lembaga dalam menciptakan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini sangat penting untuk memperkuat dukungan bagi masyarakat, khususnya di bidang sosial dan keagamaan,” ujarnya.

Salah satu penerima bantuan, Ibu Sri, yang juga merupakan mualaf, mengungkapkan rasa syukurnya.  “Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama di tengah kesulitan ekonomi saat ini. Semoga Allah membalas kebaikan para dermawan,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi dan kepedulian antar sesama, sehingga kesejahteraan masyarakat, baik secara ekonomi maupun spiritual, dapat terus meningkat.

Sebagai informasi tambahan, di Kecamatan Gladagsari, lebih dari 300 mualaf telah dibina oleh KUA Ampel dan BMH. Sunarto menegaskan pentingnya silaturahmi dan pembinaan rutin bagi mereka yang baru menemukan hidayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *