Milenianews.com, Depok- Baznas RI berkolaborasi dengan Baznas Kota Depok melakukan program Bedah Mushola di Pasir Putih, Kota Depok. Sabtu (15/4/23).
Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Baznas RI Saidah Sakwan, MA, Ketua Baznas Kota Depok Dr. Endang Ahmad Yani M.M, Camat Sawangan Anwar Nashihin S.Ag dan jajajaran Pemerintahan di Kelurahan Pasir Putih.
Mushola yang terletak di Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok ini berdiri sejak tahun 1987 dan memiliki kondisi bangunan yang memprihatinkan. “Mushola ini berdiri sejak 1987 dan belum pernah direnovasi sehingga kondisi bangunan musholahsangat memprihatinkan,” ucap Ust adz Amin selaku ketua DKM mushola tersebut.
Pimpinan Baznas RI Saidah Sakwan mengatakan bahwa program ini adalah sebagai bentuk hifzud din (menjaga agama) agar masyarakat dapat khusuk dan nyaman dalam beribadah,
“Mushola atau masjid adalah tempat beribadah umat Islam. Karenanya sudah sepantasnya, umat Islam untuk memakmurkan keberadaan mushola atau masjid tersebut. Mushola atau masjid merupakan tempat yang sangat mulia dan sangat utama untuk kegiatan ibadah umat Islam seperti sholat, berdzikir, bersholawat, dan majlis ta’lim. Maka sudah sepantasnya kita sebagai makhluk Allah, untuk bersama turut menjaganya. Ini bentuk implementasi dari hifzud din (menjaga agama) yang dilakukan oleh Baznas,” ujar Saidah Sakwan.
Memberi Dampak Positif
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Depok, Dr. Endang Ahmad Yani turut mengapresiasi program Bedah Mushola yang dinilainya sangat memberi dampak positif terhadap umat.
“Program ini begitu luar biasa dilakukan oleh Baznas dengan tujuan mulia untuk memakmurkan masjid. Dengan adanya perbaikan di segala sisi, tentu hal ini akan memberikan kenyamanan dan keamanan kepada jamaah untuk beribadah,” kata Endang Ahmad Yani
“Harapannya, setelah mushola ini selesai dibangun, semangat masyarakat bisa meningkat dalam menjalankan ibadah. Mushola selalu ramai dan besar harapannya ke depan mushola ini bukan hanya menjadi pusat ibadah tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Endang Ahmad Yani.