News  

Bahagia dengan Al-Qur’an: Senyum Ibu Lekah dan Semangat Baru di Sukoharjo  

BMH menyalurkan sebanyak 100 mushaf Al-Qur’an kepada majelis taklim dan Rumah Qur’an di berbagai wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah. (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Sukoharjo– Mata Ibu Lekah berbinar saat menerima mushaf Al-Qur’an yang disalurkan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Kamis (13/2/25).

Tangannya yang mulai menua menggenggam lembaran suci itu dengan penuh haru. Ia mengusap sampulnya perlahan, seolah menyimpan doa-doa yang telah lama terpendam.

“Alhamdulillah, terima kasih atas bantuan Al-Qur’an ini. Jamaah di majelis taklim kami sangat antusias, mereka sudah lama ingin memiliki mushaf baru untuk mengaji bersama,” ucapnya dengan suara bergetar, menahan rasa syukur yang mendalam.

Hari itu, sebanyak 100 mushaf Al-Qur’an disalurkan BMH kepada majelis taklim dan Rumah Qur’an di berbagai wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah.

Setiap lembar mushaf yang dibagikan bukan sekadar tinta dan kertas, melainkan pintu cahaya bagi mereka yang mendambakan kedekatan dengan ayat-ayat Allah.

Zatno, ketua Unit Layanan Zakat (ULZ) BMH Sukoharjo, menyampaikan bahwa program ini adalah bagian dari upaya menumbuhkan budaya cinta Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, BMH kembali melakukan penyaluran mushaf Al-Qur’an. Terima kasih kepada para donatur yang telah mengamanahkan donasinya. Semoga ini menjadi ladang pahala yang terus mengalir,” ungkapnya.

Bagi banyak jamaah, memiliki mushaf yang baik adalah impian sederhana namun bermakna. Di beberapa rumah pengajian, santri harus bergantian menggunakan mushaf yang sudah lusuh.

Beberapa lembarannya mulai robek, tintanya memudar, namun semangat mereka tetap menyala. Kini, dengan hadirnya mushaf-mushaf baru, mereka bisa lebih leluasa dalam menghafal, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an.

Di sebuah Rumah Qur’an kecil di pelosok Sukoharjo, seorang santri cilik tersenyum lebar saat membuka mushafnya yang baru.

“Sekarang aku bisa mengaji pakai Al-Qur’an sendiri,” katanya polos. Kata-kata sederhana itu menyimpan makna besar—bahwa satu mushaf bisa menjadi awal perjalanan panjang seseorang dalam mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.

Baca Juga : Keberkahan Ramadhan untuk Para Dai BMH di Pelosok Kombeng

BMH berharap program ini tidak hanya menjadi sarana berbagi, tetapi juga menyemai harapan dan semangat baru di hati para penerima manfaat. Ke depannya, BMH akan terus menjangkau lebih banyak majelis taklim dan Rumah Qur’an agar semakin banyak umat Islam yang merasakan berkah dari wakaf mushaf ini.

“Mari bersama-sama membangun generasi Qur’ani yang lebih kuat dan berkarakter,” pungkas Zatno.

Setiap mushaf yang diberikan hari ini bukan sekadar hadiah, tetapi cahaya yang akan menerangi hati dan kehidupan mereka yang menerimanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *