Milenianews.com, Jakarta – Hyundai resmi memulai produksi All-New Kona Electric yang merupakan mobil listrik pertama yang menggunakan baterai buatan Indonesia. PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) memproduksinya sehari sebelum peluncuran di GIIAS 2024.
Menjadi mobil listrik produksi Indonesia, Hyundai menetapkan komitmennya yaitu menciptakan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Bukan hanya baterai buatan Indonesia, mobil baru ini juga ditenagai oleh baterai sel buatan lokal.
Baca juga:Siapkan 86 Mobil, Hyundai Dukung Acara World Water Forum 2024
Lewat All-New Kona Electric, Hyundai dukung industri dalam negeri
“Ini adalah bukti inovasi Hyundai dan komitmen terhadap masa depan yang berkelanjutan. Serta kami akan terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan lingkungan Indonesia di luar memproduksi kendaraan. Kami akan terus memberikan dampak positif pada lingkungan dan ekonomi lokal,” jelas Sunny Kim, President of Hyundai Motor Asia Pacific dari siaran persnya yang dikutip Milenianews, Rabu (17/7).
Hyundai Kona Electric memiliki baterai dari PT Hyundai Energy Indonesia (HEI) dan PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power sebagai penyuplai selnya. Pendekatan ini mendukung industri dalam negeri, inisiatif pemerintah, dan mengurangi jejak lingkungan mobil.
“Dengan All-New KONA Electric, kami bertujuan untuk memperkuat peran Indonesia sebagai pemimpin global dalam produksi EV dan industri otomotif secara keseluruhan,” tutur Sunny.
Memiliki kapasitas produksi hingga 150 ribu kendaraan per tahun, pabrik HMMI bisa memperluas hingga 250 ribu unit. Bukan hanya All-New KONA Electric, fasilitas ini juga memproduksi CRETA, IONIQ 5, SANTA FE, STARGAZER, dan All-New KONA Electric.
Baca juga:Kisah Sukses Hyundai Tembus Pasar Mobil Internasional
Sebagai pusat ekspor penting, pabrik HMMI mengekspor mobil-mobil Hyundai ke pasar utama di seluruh Asia-Pasifik, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika. Kemudian, pabrik ini didukung oleh 100% energi listrik terbarukan serta memanfaatkan panel surya dan tenaga air.
HMMI menggunakan Regenerative Thermal Oxidizers (RTO). Hal tersebut berguna untuk meminimalkan polusi dan mengurangi Senyawa Organik Volatil (VOCs) yang berbahaya selama produksi. Ini memastikan lingkungan yang lebih bersih bagi pekerja dan komunitas sekitarnya.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.