Pentingnya Peningkatan Kualitas SDM di Era Bubble Burst

Pentingnya Peningkatan Kualitas SDM di Era Bubble Burst
Ahmad Mawardi selaku Talent Acquisition Division Head MNC Bank dalam Bright Future Talks! bertema “Be a Resilient Talent in Bubble Burst Era”

Milenianews.com – Ketidakstabilan ekonomi terutama di industri teknologi informasi sedang terjadi karena perubahan perilaku investor yang menyebabkan fenomena bubble burst. Akibatnya, banyak perusahaan yang memecat karyawannya.

Para pencari kerja tentunya harus beradaptasi dengan era ini. Ahmad Mawardi, selaku Talent Acquisition Division Head MNC Bank, mengungkapkan beberapa pelamar sering melupakan poin-poin penting  saat melamar kerja seperti pengabaian kualifikasi dan kompentensi kerja.

“Pelamar sering mengabaikan kualifikasi pekerjaan. Dalam sehari lebih dari 100 pelamar di portal job, kebanyakan dari mereka tidak sesuai dengan kualifikasi pekerjaan yang kita butuhkan. Pengalaman dan kompetensi mereka juga juga masih belum sesuai,” ungkap Ahmad.

Baca juga : Sampoerna University Siapkan Mahasiswanya Hadapi Era Bubble Burst

Ia menambahkan bahwa banyak dari pelamar yang ia wawancarai mempunyai harapan yang terlalu tinggi terhadap perusahaan. Ahmad menganggap pelamar terlalu banyak memilih padahal setiap perusahaan memiliki lingkungan yang berbeda.

“Biasanya saat interview saya menemukan pribadi yang ‘oh kak, saya maunya mungkin kerjanya wfh aja, atau hybrid aja’. Harapan mereka terlalu tinggi belum bisa menyesuaikan chemistry yang kita punya,” ungkapnya dalam Bright Future Talks Sampoerna University, Kamis (22/12). “Artinya saat mengharapkan terlalu tinggi harusnya juga bisa open-minded, setiap perusahaan punya cara mainnya masing-masing.”

Baca juga: Mahasiswa STAIL Selenggarakan Seminar Nasional Public Speaking 

Ahmad Mawardi kemudian memberi saran untuk meningkatkan kualitas diri. Mulai dari fighting spirit, interpersonal skill, dan juga personal branding menjadi kualitas yang penting untuk SDM di masa mendatang.

“Fighting spirit tentunya jadi patokan utama kita untuk menjadi yang lebih baik, dalam artian ‘kok saya termasuk dalam SDM yang terkena Adjustment’, makanya spirit ini yang harus dibagun oleh teman-teman. Masih ada kok skill yang kamu miliki yang perusahaan butuhkan di luar sana,”

Ia juga menambahkan saran lain, “Interpersonal skill tentang bagaimana berkomunikasi dengan lingkungan sekitar harus berkembang. Kemudian personal banding juga sangat penting baik di LinkedIn, Youtube, TikTok, yang dapat membawa citra positif.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *