Mengenal Hustle Culture, Budaya Gila Kerja Yang Diminati Anak Muda

Hustle Culture

Milenianews.com – Dalam memenuhi kesejahteraan hidup, bekerja memang sudah menjadi rutinitas yang dilakukan sehari-hari.

Namun, tidak sedikit anak muda yang mempraktikkan pola kerja dari pagi, siang hingga malam yang pada akhirnya mengorbankan kesehatan demi pekerjaan.

Baca Juga : “Hustle Culture” Penyumbang Stres Kerja Bagi Generasi Milenial

Fenomena ini disebut hustle culture. Mengutip dari Liputan6.com, hustle culture adalah sebuah gaya hidup yang mendorong seseorang untuk bekerja terus menerus, kapanpun dan di mana pun. Singkatnya, “gila kerja”.

Dalam dunia yang semakin kompetititf, generasi muda zaman sekarang memiliki pemikiran yang kritis untuk mencapai kesuksesan.

Maka dari itu, tidak sedikit orang yang tertarik untuk berlomba mendapatkan harta dan kekayaan.

Biasanya, seseorang yang mengalami fase ini merasa ia akan mencapai kesuksesan jika bekerja secara terus menerus, tanpa meluangkan sedikit waktu untuk beristirahat.

Sedangkan seseorang yang menjalani harinya dengan santai, diasumsikan sebagai pemalas akibat dari menyepelekan pekerjaan.

Kenyataannya tidak semua seperti itu. Seseorang yang mampu menyeimbangkan karier dan kehidupan pribadi, dapat mengurangi tingkat stres juga lebih bahagia lho sobat milenia. 

Maka dari itu, seringkali seseorang yang menganut gaya hidup hustle culture cenderung mengabaikan kehidupan sosial dan juga kesehatannya.

Hustle Culture bikin orang kehilangan waktu bersama keluarga dan teman terdekat

Sebuah studi dalam dalam jurnal Occupational Medicine mengatakan bahwa, orang dengan jam kerja yang lebih panjang. Berapapun usianya, cenderung mengalami gangguan kecemasan, depresi, serta gangguan tidur.

Sementara itu, menurut seorang psikolog sekaligus tim konselor dari aplikasi konseling karyawan, Riliv, Graheta Rara Purwasono, M.Psi mengatakan faktor eksternal juga bisa membuat seseorang semakin terpacu untuk menerapkan hustle culture.

Misalnya seperti cerita inspiratf dari orang yang sudah sukses membuat generasi muda, tertarik untuk bekerja lebih keras lagi agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca Juga : Istilah Deep Talk, Obrolan yang Lebih Milenial Butuhkan

Bukan hanya itu saja, dampak lain dari gaya hidup ini dapat mengurangi waktu berkumpul bersama keluarga dan teman. Hal ini terjadi dari kehidupan kerja yang tidak seimbang.

Kalau sudah berdampak buruk seperti ini, yakin menerapkan gaya hidup ini lagi?(Reporter 1)

 

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *