Waspada! 5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dipanaskan Ulang Saat Sahur

Dipanaskan Ulang

Milenianews.com – Saat sahur, banyak orang memilih menghangatkan kembali makanan yang mereka simpan dari waktu berbuka agar lebih praktis dan cepat disajikan. Namun, tahukah kamu bahwa tidak semua makanan aman untuk dipanaskan ulang? Beberapa jenis makanan justru bisa berubah kandungan nutrisinya atau bahkan berisiko bagi kesehatan jika dipanaskan kembali.

Makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan ulang

Melansir dari Healthline, beberapa makanan tertentu dapat mengalami perubahan struktur kimia saat dipanaskan ulang, yang berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan atau bahkan risiko keracunan makanan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui makanan apa saja yang sebaiknya tidak dipanaskan kembali saat sahur.

Baca juga: Waspada! Ini Daftar Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Gigi

1. Sayuran Hijau seperti Bayam dan Kangkung

Sayuran hijau seperti bayam dan kangkung mengandung nitrat yang tinggi. Ketika dipanaskan ulang, nitrat ini dapat berubah menjadi nitrit dan senyawa nitrosamin yang bersifat karsinogenik atau berpotensi menyebabkan kanker. Sebaiknya, konsumsi sayuran hijau yang baru dimasak atau dalam keadaan dingin tanpa dipanaskan ulang.

2. Nasi yang Sudah Didiamkan Lama

Nasi yang telah didiamkan terlalu lama di suhu ruangan dan kemudian dipanaskan kembali bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri Bacillus cereus. Melansir dari Food Safety Authority, bakteri ini bisa bertahan meskipun nasi sudah dipanaskan ulang, sehingga meningkatkan risiko keracunan makanan. Jika ingin mengonsumsi nasi saat sahur, pastikan untuk menyimpannya di dalam kulkas setelah dimasak dan panaskan dengan suhu yang cukup tinggi.

3. Ayam dan Daging Olahan

Ayam dan daging olahan seperti sosis atau nugget mengandung protein yang bisa berubah struktur saat dipanaskan berulang kali. Menurut The Food Standards Agency, pemanasan ulang pada suhu yang tidak merata dapat membuat bagian dalam makanan tidak cukup panas untuk membunuh bakteri, sehingga berisiko menyebabkan gangguan pencernaan. Jika ingin mengonsumsi ayam atau daging saat sahur, pastikan dipanaskan dengan benar dan hanya satu kali saja.

4. Kentang yang Sudah Dimakan Sebagian

Jika Anda membiarkan kentang terlalu lama, terutama jika tidak menyimpannya dengan benar, kentang tersebut dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri berbahaya. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), memanaskan ulang kentang yang dibiarkan pada suhu ruangan terlalu lama tidak selalu membunuh bakteri penyebab keracunan makanan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengonsumsi kentang dalam kondisi segar dan menghindari memanaskannya kembali.

Baca juga: Ini 7 Makanan yang Bisa Menjaga Kelembapan Kulit dari Dalam

5. Telur Olahan

Telur rebus, orak-arik, atau telur dadar sebaiknya tidak dipanaskan ulang karena protein di dalamnya dapat berubah struktur dan menyebabkan gangguan pencernaan. Melansir dari Medical News Today, memanaskan ulang telur bisa meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri dan mengurangi kualitas nutrisinya. Jika ingin menikmati telur saat sahur, sebaiknya masak dalam porsi yang cukup dan konsumsi langsung tanpa perlu dipanaskan ulang.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *