Milenianews.com – Sobat milenia, Hari Raya Idul Fitri merupakan hari yang biasa disambut dengan penuh suka cita dan kegembiraan. Hari kemenangan ini selalu dirindukan oleh semua umat muslim. Tradisi unik di hari raya ini menyatu dengan tradisi dan budaya di masing-masing daerah. Meski mempunyai tradisi yang berbeda namun tujuannya tetap sama yakni merayakan kemenangan dan kebahagiaan di hari yang Fitri.
Beberapa tradisi unik di beberapa daerah di Indonesia:
Pukul sapu
Tradisi unik pukul sapu yang berasal dari Maluku Utara ini biasa dilaksanakan tujuh hari setelah lebaran. Para pemuda saling pukul sapu kurang lebih 30 menit. Tradisi ini sudah ada sejak abad ke 17 sampai sekarang. Meski tergolong berbahaya namun tradisi ini dianggap mampu menjalin ikatan silahturahmi antar dua desa.
Ronjok sayak
Ronjok sayak biasa dilakukan saat malam takbiran tepatnya setelah sholat isya. Tradisi ini biasa dilakukan oleh suku Serawai dari Bengkulu. Batok kelapa disusun menjulang ke atas kemudian dibakar, biasanya diletakkan di halaman depan rumah warga.
Batobo
Batobo sudah sejak ratusan tahun dilakukan oleh warga Kampar, Riau. Batobo biasa dilakukan untuk menyambut keluarga yang mudik ke kampung halaman. Rombongan keluarga yang pulang ke kampung halaman akan diarak keliling kampung dengan tabuhan rebana. Dan malam harinya keluarga yang mudik diharuskan mengikuti pengajian dan lomba membaca Al Quran.
Ngejot
Warga Bali merayakan lebaran biasa akan memberikan hidangan rumahan pada tetangga. Tradisi ini disebut Ngejot. Tradisi ini menunjukkan keragaman yang ada di Bali. Perwujudan tradisi ini menciptakan keharmonisan dan toleransi antar umat beragama.
Baca Juga : Libur Idul Fitri, Arab Saudi Berlakukan Lockdown Total
Tumbilotohe
Tradisi tumbilotohe akan mengubah suasana Gorontalo dengan cahaya dari lampu botol minyak. Sejak tiga hari sebelum hari raya Idul Fitri hiasan lampu minyak akan dipasang oleh warga muslim Gorontalo. Lampu hias ini akan dipasang sebanyak anggota keluarga yang berada di rumah. Tradisi ini sudah ada sejak abad ke 15.
Perang topat
Tradisi perang topat untuk mempererat hubungan antar umat beragama di Lombok. Tradisi yang dilakukan oleh suku Sasak ini akan terlebih dahulu mengarak hasil bumi. Warga yang melakukan tradisi ini memiliki kepercayaan melempar ketupat berarti semua permohonan dan doa akan segera terkabul.
Bedulang
Bedulang biasa dilakukan oleh warga Bangka, tradisi ini merupakan makan bersama setelah silahturahim dan bermaaf-maafan. Warga Bangka akan menikmati sajian istimewa lebaran bersama keluarga dan orang-orang tersayang. Biasanya makanan yang disajikan menggunakan tudung saji. Selama tradisi ini berlangsung tidak diperbolehkan makan dengan sendok dan garpu.
Nah Sobat, berikut beberapa tradisi saat Idul Fitri di Beberapa daerah. Bagaimana adat di daerah sobat??