Milenianews.com – Hari raya Idul Fitri atau Lebaran, penanda berakhirnya bulan Ramadhan. Lebaran juga menjadi hari kemenangan, setelah sebulan penuh bertarung dengan hal-hal yang bisa membatalkan puasa. Di Indonesia, sebelum datang hari raya, ada tradisi belanja baju ‘Lebaran’ atau baju baru untuk dipakai di hari raya.
Mulai dari masyarakat desa sampai kota, tak luput hadirkan keseragaman baju yang mereka pakai bersama keluarga ataupun kerabat. Hal tersebut juga menjadi cerminan, bahwa segalanya menjadi baru di hari itu.
Baca Juga : 3 Bahan Obrolan Seru Untuk Mengalihkan Pertanyaan Nyelekit Saat Lebaran
Bukan hanya baru dari pakaian saja, namun hati, perilaku serta perasaan senang yang muncul dari dalam diri. Namun, apakah sobat tahu awal mula ada tradisi ini gimana sih?
Berikut uraian lengkapnya, sejarah tradisi beli baju baru ‘Lebaran’ untuk sambut hari raya :
Tradisi membeli baju menjelang Lebaran, sudah ada sejak awal abad ke-20. Snouck Hurgronje, seorang penasihat urusan pribumi pemerintah kolonial, sudah menuliskannya.
“Di mana-mana perayaan pesta ini disertai hidangan makan khusus, saling bertandang yang dilakukan oleh kaum kerabat dan kenalan, pembelian pakaian baru, serta berbagai bentuk hiburan yang menggembirakan,” tulis Snouck mengutip Historia.id.
Menurut Snouck, kebiasaan membeli dan memakai pakaian baru itu, mirip dengan kebiasaan orang di Eropa.
“Kebiasaan saling bertamu pada hari pertama bulan kesepuluh dengan mengenakan pakaian serba baru mengingatkan kita pada perayaan tahun baru Eropa,” terang Snouck.
Penjelasan lain saat zaman kerajaan Banten

Sementara itu, ada juga sejarah lain, bahwa tradisi ini sudah ada sejak tahun 1596 pada masa Kesultanan Banten.
Setiap menjelang hari raya Idul Fitri, masyarakat muslim di bawah kerajaan Banten akan sibuk menyiapkan pakaian baru.
Akan tetapi, saat itu yang bisa membelinya hanya dari kalangan bangsawan dan keluarga kerajaan saja. Sedangkan warga biasa, hanya menjahit baju sendiri untuk pakaian saat lebaran.
Baca Juga : Inspirasi Parsel Untuk Lebaran Idul Fitri 1442 H
Memakai baju baru di hari raya, bukanlah suatu kewajiban. Sejatinya, hari kemenangan harus dijalani dengan kelapangan hati dan tidak merasa diri tinggi lebih dari orang lain.
Tahun ini, pemerintah membolehkan kembali mudik lebaran, setelah 2 tahun lamanya, tidak ada mudik. Jadi tak heran, jika ramadhan tahun ini, banyak sekali orang berbondong-bondong membeli pakaian baru.(Rifqi Firdaus)
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.