Hindari lelah dan stres berlebihan
Kekurangan tidur dan tingkat stres yang tinggi dapat meningkatkan peluang munculnya food craving. Pastikan kamu mendapatkan tidur yang cukup dan luangkan waktu untuk bersantai agar stres tidak mengganggu pola makanmu.
Amati asupan cairan
Pastikan kamu cukup mengonsumsi air putih agar tubuhmu terhidrasi dengan baik dan kamu bisa membedakan antara lapar dan haus.
Jangan larang makanan favorit
Melarang diri untuk makan makanan favorit justru bisa memicu keinginan yang lebih besar. Kamu masih bisa menikmati makanan favoritmu dengan bijak, dengan mengontrol porsinya.
Aktivitas fisik
Ketika food craving muncul, cobalah untuk mengalihkan perhatianmu dengan melakukan aktivitas fisik. Berjalan-jalan singkat, melakukan olahraga ringan, atau bahkan sekadar meregangkan tubuh bisa membantu mengurangi hasrat untuk ngemil.
Perencanaan dan persiapan makanan
Rencanakan makananmu dengan baik dan siapkan bekal sehat dari rumah. Dengan memiliki makanan yang siap saji, kamu juga dapat menghindari godaan makanan tidak sehat di luar.
Berkonsultasi dengan ahli gizi
Jika food craving terus mengganggu program dietmu, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan ahli gizi atau nutrisi. Mereka juga dapat memberikan panduan khusus sesuai dengan kebutuhan tubuhmu.
Baca juga : Wajib Ngerti! Bahaya Styrofoam Untuk Tempat Makanan
Ingatlah bahwa mengatasi food craving saat diet memerlukan kesabaran dan ketekunan. Berikan waktu bagi tubuh untuk beradaptasi dengan perubahan gaya hidupnya.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, kamu akan lebih mudah mengendalikan keinginan untuk makan makanan tidak sehat dan tetap fokus pada tujuan dietmu.













