Kembali dengan Nominasi, Sisi Gelap Golden Globe yang Penuh dengan Kontroversi

Kembali dengan Nominasi, Sisi Gelap Golden Globe yang Penuh dengan Kontroversi

Milenianews.com – Setelah NBC membatalkan siaran di awal tahun 2022, Golden Globe kembali pada 2023 di tengah skandal etika, keuangan, dan keragaman anggotanya. Skandal ini melibatkan Hollywood Foreign Press Association (HFPA), organisasi yang menyelenggarakan penganugerahan ini.

Asosiasi tersebut mendapat kecaman awal tahun 2021 karena kurangnya keragaman (dugaan diskriminasi), termasuk tidak adanya anggota kulit hitam. Mereka juga mendapat dugaan memilih pemenang dengan cara yang rahasia dan korup. Kecaman ini juga meliputi berbagai tuduhan bahwa para anggota telah menerima suap berupa tunjangan dari studio dan produser sebagai imbalan atas vote mereka. Namun, HFPA telah membantah tuduhan tersebut.

Baca juga: Beyoncé Mendominasi, Yuk Lihat Daftar Nominasi Grammy Awards 2023!

Studio besar, termasuk Netflix, mengumumkan bahwa mereka tidak lagi berurusan dengan HFPA sampai ada perubahan. Filmmaker Ava DuVernay dan Shonda Rhimes serta selebritas papan atas Scarlett Johansson dan Tom Cruise juga menentang HFPA.

HFPA reformasi ini dikabarkan telah mengajukan rencana perbaikan. Organisasi yang beranggotakan 96 orang itu sekarang memiliki enam anggota kulit hitam (naik dari yang awalnya nol) dan telah menambahkan 103 pemilih nonanggota, puluhan di antaranya berkulit hitam.

Salah satu anggota mereka baru-baru ini juga di keluarkan karena melakukan pelanggaran, termasuk memalsukan kutipan dari para pemimpin grup sebagai “bukti reformasi cara mereka”.

Baca juga: Doctor Strange 2 Hingga BTS Borong Penghargaan People’s Choice Awards 2022

Mengutip dari HFPA baru, NBC pada bulan September lalu telah setuju untuk mengembalikan siaran acara ke-80 ini dengan masa percobaan satu tahun. Untuk pertama kalinya, acara ini juga akan tersedia serentak secara online, melalui Peacock, layanan streaming NBC.

Perhelatan Golden Globe 2023 rencananya akan kembali pada 10 Januari 2023 di Baverly Hills, California. Yang masih menjadi misteri adalah siapa saja yang masih bersedia mendatangi acara kontroversial ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *