Virus di Serial “The Last of Us” Ternyata Asli!

The last of Us

Milenianews.comThe Last of Us series dari HBO, yang rilis pada tahun 2023, menjadi mahaskarya dari Craig Mazin, sesuai dengan game bertahan hidup paling populer. Ceritanya tentang wabah mematikan yang muncul dari jamur Cordyceps yang hadirkan malapetaka.

Meskipun film ini merupakan adaptasi dari sebuah game, namun jamur Cordyceps itu ternyata ada lho. Jadi, tentu saja, pemikiran tentang seperti apa wabah jamur itu, bisa terpikirkan.  muncul beberapa kali. Namun, kemungkinan adanya cerita seperti di game, sangat tidak mungkin dalam kehidupan nyata.

Baca Juga: Film Korea 6/45, Ceritakan Konflik Korsel dan Korut dengan Balutan Komedi

Apa itu jamur Cordyceps?

Jamur Cordyceps merupakan jenis jamur parasit yang tumbuh pada larva serangga. Ketika menyerang serangga inang, jamur Cordyceps menghilangkan jaringan lunaknya dan menumbuhkan batang panjang ramping yang tumbuh di luar tubuh inang.

Pada dasarnya, ini mengambil alih penuh kontrol serangga seperti yang ditunjukkan pada manusia di The Last of Us.

Sesuai laporan Sky News, Dr Mark Ramsdale, seorang profesor mikrobiologi molekuler di MRC Center for Medical Mycology mengatakan bahwa, ada hampir 600 spesies jamur ini di seluruh dunia. “Mereka sebagian besar adalah patogen serangga. Inang serangga itulah yang mereka manipulasi dan ubah perilakunya. Jadi dari perspektif itu, ada beberapa dasar di sana,” katanya.

Jamur ini umumnya memasuki tubuh serangga melalui spora, yang juga melindunginya dan membantunya berkembang biak.

Baca Juga: 7 Film Bergenre Gabungan Terbaik, Sobat Harus Nonton

Tempat Cordyceps ditemukan dan apa fungsinya?

Jamur ini banyak ditemukan di daerah hutan tropis. Setelah memasuki tubuh inang, jamur memanipulasi perilakunya dan mengarahkan serangga ke daerah yang lebih lembap dan berawa.

Di sini, merea menemukan kondisi yang menguntungkan untuk tumbuh dan memakan tubuh serangga serta melepaskan spora baru.

Kegunaan Cordyceps

Memang benar bahwa jamur tersebut telah terbukti mematikan bagi serangga, ia memiliki sedikit atau tidak ada efek buruknya pada manusia.

Faktanya, mengutip dari Healthline Cordyceps memiliki banyak manfaat dan digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk mengobati kelelahan, penyakit, penyakit ginjal, dan gairah seks yang rendah.

Cordyceps juga diyakini memiliki antioksidan dengan sifat anti-penuaan serta mengurangi pertumbuhan tumor juga menarik minat belakangan ini.

Baca Juga : Daftar Film Bioskop Adaptasi dari Wattpad

Dalam studi tabung reaksi, Cordyceps telah terbukti bisa menghambat pertumbuhan banyak jenis sel kanker manusia, termasuk kanker paru-paru, usus besar, kulit dan hati. Hal itu juga diyakini memiliki efek anti-inflamasi pada manusia.

Sementara itu, jamur yang diperlihatkan dalam The Last of Us juga dapat membantu mengendalikan diabetes tipe 2, dan menurunkan kadar kolesterol serta mencegah penyakit jantung.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *