Film  

Film Spin Off “Beauty and The Beast” Siap Digarap Studio Disney 

Beauty and The Beast

Milenianews.com – Studio Disney kembali bikin gebrakan dengan mengulik ulang semesta film klasiknya. Kali ini, sorotan diarahkan ke sosok antagonis ikonik dari Beauty and the Beast, yakni Gaston. Disney dikabarkan tengah mengembangkan film spin-off live action berjudul Gaston yang akan mengangkat kisah pria sombong, percaya diri berlebihan, dan bertubuh kekar yang selama ini dikenal sebagai “villain” penuh ambisi.

Baca juga: Disney Umumkan Catherine Laga’aia sebagai Pemeran Utama “Moana” Live-Action

Film ini masih berada di tahap awal pengembangan, namun Disney sudah menunjuk David Callaham sebagai penulis skenario. Nama Callaham bukan sosok asing di industri film, karena sebelumnya ia terlibat dalam proyek-proyek besar seperti Godzilla x Kong: The New Empire dan Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings. Meski begitu, detail cerita maupun siapa yang akan duduk di kursi sutradara masih belum diumumkan secara resmi.

Kesuksesan Beauty and the Beast jadi modal besar Disney

Sebagai pengingat, Beauty and the Beast versi live action yang rilis pada 2017 lalu menjadi salah satu kesuksesan terbesar Disney. Dibintangi Emma Watson sebagai Belle, film tersebut sukses secara komersial dan kembali mempopulerkan kisah dongeng klasik dengan sentuhan modern. Di film itu, Gaston digambarkan sebagai pemburu arogan yang merasa dirinya paling pantas mendapatkan Belle, meski sudah ditolak berkali-kali tanpa basa-basi.

Karakter Gaston memang selalu mencuri perhatian. Ia digambarkan bertubuh besar, penuh percaya diri, dan cenderung menganggap dunia berputar di sekelilingnya. Ambisinya untuk memiliki Belle justru memperlihatkan sisi gelap dari egonya yang tak terkendali. Dalam versi live action 2017, karakter ini diperankan oleh Luke Evans dan langsung menjadi salah satu antagonis yang paling diingat penonton.

Namun, untuk film spin-off Gaston, Disney dikabarkan tidak akan kembali melibatkan Luke Evans. Studio berencana menghadirkan interpretasi baru terhadap karakter tersebut, lengkap dengan aktor utama yang berbeda. Artinya, film ini tidak akan menjadi lanjutan langsung dari versi 2017, melainkan berdiri sebagai cerita tersendiri dengan pendekatan yang lebih segar.

Cerita baru tetap berakar dari dongeng klasik prancis

Secara keseluruhan, kisah Beauty and the Beast sendiri berakar dari dongeng klasik Prancis tentang Belle, seorang gadis pencinta buku yang jatuh cinta pada Beast, pangeran terkutuk yang hidup di kastel penuh benda-benda rumah tangga hidup. Di tengah cerita itu, Gaston hadir sebagai simbol kesombongan dan obsesi, karakter yang selama ini diposisikan sebagai penantang utama dalam perjalanan cinta Belle.

Baca juga: 20+ Channel Disney Termasuk ESPN dan ABC Ditarik dari YouTube TV

Langkah Disney mengembangkan film Gaston juga menunjukkan strategi lama yang masih terus dipakai: menghidupkan kembali film-film klasik dalam format live action. Sejumlah judul seperti Beauty and the Beast, The Lion King, dan Aladdin terbukti mendulang pendapatan fantastis. Meski begitu, tidak semua adaptasi berjalan mulus, terbukti dari Snow White versi terbaru yang gagal memenuhi ekspektasi pasar.

Dengan menempatkan karakter antagonis sebagai pusat cerita, Gaston berpotensi menawarkan sudut pandang baru yang lebih dalam dan relevan. Jika digarap serius, film ini bisa menghadirkan kisah tentang ambisi, ego, dan sisi manusiawi dari seorang tokoh yang selama ini hanya dikenal sebagai penjahat satu dimensi.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *