Perguruan Tinggi Harus Mampu Membuat Model Kampus Cerdas

Perguruan Tinggi Harus Mampu Membuat Model Kampus Cerdas

Milenianews.com – Prof Nizam (Dirjen Dikti Kemendikbud) membuka kegiatan Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika (APTIKOM). Kegiatan ini menghadirkan sejumlah perwakilan dari seluruh Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia. Dr H M Budi Djatmiko, Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) turut hadir dan memperkenalkan Model Kampus Cerdas.

Kondisi saat ini memperlihatkan bahwa Perguruan Tinggi (PT) perlu melakukan transformasi dan pandai memanfaatkan peluang. Dengan cara membuat lompatan yang lebih cepat dengan memanfaatkan peluang yang ada. Yaitu melalui digitalisasi pendidikan, meningkatkan kompetensi SDM, serta membuat inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dr H M Budi Djatmiko, Ketua Umum APTISI mengatakan industri 4.0 telah memperkenalkan “Model Kampus Cerdas”. Yang mana sistem fisik maya memantau proses fisik kampus dan membuat keputusan yang terdesentralisasi.

“Sistem fisik menjadi internet of things. Berkomunikasi dan bekerjasama baik satu sama lain dengan manusia secara real time melalui web nirkabel. Yakni optimalisasi proses, transformasi digital, analisis data, otomasi, dan model bisnis baru melalui pengembangan keterampilan yang dibutuhkan,” ujar Budi saat virtual event. Senin (2/11).

Ia menyampaikan ijazah lulusan universitas tak lagi dibutuhkan. Saat ini kampus konvensional berbasis tembok telah hancur bertransformasi dengan model kampus cerdas.

“Dan di sinilah PT memiliki potensi dampak tercepat untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Jika kampus tidak mau dan tidak mampu berubah maka akan terjajah dengan berbagai aturan yang rumit,” katanya.

Baca Juga : Melalui Rakornas APTIKOM, Ciptakan SDM Unggul Untuk Indonesia Maju

Dr Dwiza Riana, Ketua Universitas Nusa Mandiri turut memberikan pendapatnya tentang kampus cerdas, yang mana ini merupakan model kampus jaman now.

“Model kampus baru yakni kampus cerdas, ijazah perlu berdampingan dengan kompetensi yang bagus dan PT punya peran penting dalam perubahan ini. Waktunya melahirkan teknologi PT dengan program kampus merdeka yang berakselerasi dalam berbagai bidang” ungkap Dwiza. (Umi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *