Milenianews.com, Enggano— Jumat, 19 November 2024, menjadi momen penuh harapan di Pondok Pesantren As Salam Al Azhar, Desa Kaana, Pulau Enggano. Dalam program “Menyalurkan Harapan: Program Filter Air Minum dan Tedmond untuk Ponpes Satu-Satunya di Pulau Enggano”, bantuan vital akhirnya tiba, membawa harapan segar bagi para santri di pulau terpencil ini.
Pulau Enggano, yang dikenal sebagai surga tersembunyi sekaligus salah satu pulau terluar Indonesia, sering menghadapi kendala besar, termasuk akses air bersih. Kali ini, kolaborasi apik antara Shigor Center Bengkulu dan Bait Zakat berhasil membawa solusi nyata berupa filter air minum dan tedmond.
“Setiap tetes air bersih ini adalah harapan. Kami ingin memastikan santri di sini bisa hidup sehat, lebih fokus belajar, dan tetap berani bermimpi besar meskipun tinggal di daerah terpencil,” ujar Ustadz Harfi Febra, salah satu mahasiswa di Turki Peraih Beasiswa Asfa Foundation yang ikut serta dalam kegiatan sosial ini.
Namun, program ini tidak hanya soal alat-alat bantu air. Tim juga mengadakan sesi motivasi untuk para santri. Mereka diajak bermimpi besar, berani menatap masa depan, dan menjadikan ilmu sebagai bekal menghadapi tantangan hidup.
Pulau Enggano, yang terletak di Samudra Hindia, berjarak 170 kilometer dari pesisir Bengkulu, adalah salah satu garda terdepan kedaulatan Indonesia. Sebagai pulau dengan pesona alam luar biasa, Enggano menyimpan tantangan khas wilayah terpencil—termasuk sulitnya infrastruktur dasar seperti air bersih.
Baca Juga : Shigor Bengkulu Luncurkan Sekolah Berbasis Montessori, Pertama di Bengkulu
Bagi santri Ponpes As Salam Al Azhar, program ini adalah jawaban atas kebutuhan mendesak yang telah lama dirindukan. Seorang santri bahkan dengan penuh antusias berkata, “Air minum kami sekarang jauh lebih bersih. Kami juga diajarkan untuk terus mengejar mimpi besar. Ini membuat kami lebih percaya diri untuk melangkah ke masa depan.”
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama, diiringi rasa syukur dan harapan besar. Program ini bukan hanya soal air bersih, tetapi juga simbol kepedulian yang melintasi batas geografis, membawa harapan dan masa depan yang lebih cerah untuk santri-santri di Pulau Enggano.
Di tengah indahnya alam Enggano yang terpencil, kini ada cerita baru—cerita tentang tetes-tetes harapan yang mengalir, memberikan kehidupan dan semangat baru bagi generasi muda.