Milenianews.com, Jakarta – Semenjak invasi Rusia ke Ukraina, McDonald’s tutup outlet mereka di Rusia. Sudah terhitung sejak 3 bulan, McD berhenti beroperasi.
Akan tetapi, pada Minggu (12/6) kemarin, ratusan orang memadati bekas gerainya yang sangat terkenal di Lapangan Pushki, Moscow.
Baca Juga : Pelanggan McDonald’s Bisa Pesan Makanan di Metaverse
Restoran tersebut kembali buka, pemiliknya warga lokal dengan nama gerai yang baru. Penutupan McD pada Maret lalu ini, merupakan bentuk protes atas operasi militer Rusia ke Ukraina.
McDonald’s di Rusia buka lagi dengan nama baru

McD kemudian meinggalkan Rusia, dan menjual 850 restorannya ke Alexander Nikolaevich Govor. Ia merupakan pemegang lisensi 25 McDonald di Siberia.
Saat ini, bukanya McD, hadir dengan nama baru yakni “Vkusno & Tochka”.Sebanyak 15 restoran bekas McDonald’s buka kembali di Rusia. Selain itu, para pemilik akan menargetkan 200 gerai buka sampai akhir Juni nanti.
Baca Juga : Alasan Kenapa McDonald’s Hapus Menu Kentang Goreng Berukuran Besar
Sebelum McD memutuskan pergi dari Rusia, Govor telah mempertahankan 62 ribu pekerja McD.(Rifqi Firdaus)
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.