Milenianews.com, Jakarta – Wacana PSSI untuk memakai Video Assistant Referee (VAR) untuk Shopee Liga 1 masih dalam kajian mendalam dan serius.
Namun, PSSI tak akan menggunakannya pada musim ini. PSSI telah mengajukan penggunaan VAR ke FIFA dan prosesnya akan dimulai dengan pelatihan para wasit dari FIFA..
Sekjen PSSI, Ratu Tisha mengatakan butuh waktu minimal 1 setengah tahun untuk menggunakan VAR. “Karena ada 18 kriteria yang harus dipenuhi sesuai dengan badan asosiasi sepakbola internasional (IFAB),” kata Tisah, dikutip Indosport, Selasa (18/06).
Baca Juga : Shopee Liga 1 2019 Akan Gunakan VAR
Tisha menyebut, rencana penggunaan VAR akan tetap dijalankan. Ia juga sudah mulai mencanangkan rencana awal dengan membuka pembicaraan dengan pihak penyedia teknologi VAR.
“PSSI sudah membuka pembicaraan dengan pihak penyedia teknologi VAR,” jelasnya.
PT LIB Sedang Menyusun Rancangan Biaya dan Insfrastruktur
Dalam penggunaannya sendiri, VAR harus dioperasikan oleh 7 orang. Minimalnya, ada tiga orang operator terdiri dari dua wasit yang telah tersertifikasi training dan satu operator juga tersertifikasi. Selain itu empat wasit dilapangan termasuk asistant wasit yang telah melewati training.
Juga dalam penggunaannya, harus melewati tahapan yang telah diatur oleh FIFA. Sekarnag PSSI sedang menjalanai semua tahapan itu.
Baca Juga : Frank Lampard, Pilihan Sempurna Buat Chelsea
Hasil rapat keputusan Komite Eksekutif PSSI akhir bulan Mei 2019 kemarin, menetapkan penggunaan VAR untuk Shopee Liga 1. PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi, diminta untuk segera membuat kajian tentang anggaran dan insfrastruktur. (Ikok)
Sumber : Indosport