Milenianews.com, Jakarta – Sepak bola seharusnya menjadi panggung adu strategi, bukan ajang pecah kaca. Persija Jakarta mengecam penyerangan terhadap rombongan tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung di Rest Area KM 360, Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10).
Dalam pernyataan resminya, Persija mendesak agar kasus tersebut diusut secara objektif dan sesuai hukum. Klub juga menyampaikan keprihatinan kepada para korban serta mengecam tindakan yang membahayakan keselamatan pemain dan ofisial.
Baca juga:Â Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1, Mamut Cetak Gol Penentu Menit 90+5
Rivalitas Harus Berhenti di Lapangan
Penyerangan tersebut menyebabkan kaca bus rombongan Persib EPA pecah akibat lemparan benda keras. Persija menegaskan bahwa kekerasan dan perusakan tidak dapat dibenarkan atas nama rivalitas sepak bola.
Klub juga mengajak para suporter mendukung tim secara dewasa dan tidak menggunakan identitas kelompok sebagai alasan untuk menyakiti orang lain.
Mendukung klub bukan berarti mendapat izin untuk berbuat brutal. Rivalitas boleh panas, tetapi akal sehat seharusnya tidak ikut terbakar.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













