News  

Jelang Ramadhan, BMH Gelar Bersih-Bersih Masjid di 11 Kota Jawa Timur

Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Laznas  Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menggelar program bersih-bersih masjid di 11 kota di Jawa Timur. (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Surabaya— Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Laznas  Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menggelar program bersih-bersih masjid di 11 kota di Jawa Timur sebagai bagian dari upaya menghadirkan suasana ibadah yang lebih nyaman dan khusyuk bagi masyarakat.

Mengusung tema “Masjid Squat: Masjid Bersih, Pahala Melimpah”, program ini menjadi ikhtiar bersama untuk menyambut Ramadhan dengan nuansa masjid yang bersih, rapi, dan penuh keberkahan. Kegiatan dilaksanakan di berbagai daerah, mulai dari Surabaya, Trenggalek, Ponorogo, Jombang, Mojokerto, Lumajang, Pamekasan, Bondowoso, Probolinggo, Bangkalan, Lamongan, hingga Jember.

Di Ponorogo, selain melakukan aksi bersih-bersih masjid, BMH juga menyalurkan perlengkapan ibadah seperti karpet, toa, serta sarana pendukung lainnya, mengingat lokasi masjid berada di wilayah pedalaman yang membutuhkan dukungan fasilitas. Sementara di Mojokerto, kegiatan terlaksana melalui kolaborasi bersama mahasiswa UIN Syeikh Wasil Kediri yang turut berpartisipasi dalam aksi sosial tersebut.

Baca Juga : Sambut Ramadhan, BMH Yogyakarta Laksanakan Bersih Masjid-Masjid di Lereng Merapi

Adapun di Probolinggo, aksi bersih masjid dilakukan di kawasan pedalaman Gunung Bromo, menjadi simbol syiar Islam yang terus hadir hingga pelosok negeri sekaligus memperkuat semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga rumah ibadah.

Melalui program ini, BMH berharap Ramadhan dapat disambut dengan masjid yang bersih, hati yang lapang, serta semangat ibadah yang semakin kuat.

Imam Muslim selaku kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BMH untuk menghadirkan manfaat nyata bagi umat, tidak hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga dengan memperkuat kesiapan spiritual masyarakat.

“Bersihnya masjid bukan hanya soal kebersihan fisik, tetapi juga menjadi simbol kesiapan hati dalam menyambut Ramadhan. Kami berharap program ini dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan meningkatkan kualitas ibadah masyarakat,” ujarnya.

Program ini juga menjadi ruang kolaborasi berbagai elemen masyarakat, mulai dari relawan, mahasiswa, hingga komunitas lokal, sehingga nilai kepedulian dan kebersamaan semakin terasa dalam menyambut bulan suci.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *