Milenianews.com, Cikarang – Pemerintah mulai tancap gas memperluas akses hunian terjangkau dengan memprioritaskan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang. Langkah ini ditegaskan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang memastikan proyek tersebut aman secara hukum dan siap direalisasikan.
Maruarar menyampaikan bahwa kepastian hukum menjadi faktor utama sebelum pemerintah memutuskan Meikarta sebagai lokasi pembangunan rusun subsidi. Setelah melakukan konsultasi dan klarifikasi, pemerintah memastikan tidak ada hambatan hukum yang menghalangi pembangunan.
Baca juga: Pendaftaran QR Code Pertalite Subsidi Regional Papua Maluku Meningkat
“Setelah mendapat penjelasan dan kejelasan hukum, saya berani menyampaikan bahwa tidak ada masalah untuk membangun rumah susun subsidi di Meikarta,” ujar Maruarar saat memberikan keterangan di Jakarta, Rabu (21/1).
Isu lama Meikarta ditegaskan tak ganggu program hunian subsidi
Kepastian tersebut sekaligus menjawab keraguan publik mengingat Meikarta sempat menjadi sorotan dalam kasus perizinan beberapa tahun lalu. Namun, pemerintah menegaskan bahwa perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap dan tidak berdampak pada pemanfaatan lahan untuk program hunian subsidi.
Tak hanya soal legalitas, pemerintah juga sudah menyiapkan target ambisius. Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyebutkan bahwa pembangunan rusun subsidi di Meikarta ditargetkan mencapai 100 ribu unit yang akan tersebar di dua lokasi dengan total luas lahan sekitar 20 hektare.
“Targetnya sekitar 100 ribu unit dan akan dibangun di dua lokasi dengan total lahan kurang lebih 20 hektare,” kata Heru saat ditemui di Jakarta, Rabu (21/1).
Rusun subsidi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya pekerja di kawasan industri sekitar Cikarang. Nantinya, hunian akan tersedia dalam dua pilihan tipe, yakni tipe satu kamar tidur dengan luas 25 meter persegi serta tipe dua kamar tidur seluas 37 meter persegi.
Harga masih dikaji agar tetap terjangkau
Soal harga, pemerintah belum menetapkan angka pasti. Harga jual rusun masih dalam tahap penghitungan dan akan disesuaikan dengan indeks kemahalan konstruksi hunian agar tetap terjangkau tanpa mengorbankan kualitas bangunan.
Baca juga: Program Subsidi KPR Untuk Driver Gojek
Maruarar juga memastikan bahwa pembangunan rusun subsidi ini akan berjalan selaras dengan kebijakan daerah. Ia menegaskan akan terus berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar seluruh perizinan dan regulasi berjalan lancar dan tidak menghambat proses pembangunan.
Dengan kepastian hukum, dukungan pemerintah daerah, serta skema hunian yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, proyek rusun subsidi di Meikarta diharapkan bisa menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini kesulitan memiliki hunian layak di kawasan strategis.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













