Milenianews.com, Bogor– Sebagai upaya memperkuat kompetensi pendidik di era digital dan memperkokoh fondasi karakter Pancawaluya siswa, SMA Bina Insani Bogor menghelat Upgrading Interactive Flat Panel (IFP) dan Pancawaluya bagi Guru dan Tenaga Kependidikan, Senin dan Selasa, 5–6 Januari 2026.
Acara yang berlangsung selama dua hari ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMA Bina Insani, Muhamad Nasir Rusunah, S.S.. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa “Integrasi teknologi dan karakter adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan.”

Transformasi Digital dan Penguatan Karakter
Pada sesi pertama, para guru mendapatkan pelatihan intensif mengenai Upgrading Interactive Flat Panel (IFP) yang dipandu oleh Nurul Fatiah, S.Pd.. Pelatihan ini bertujuan agar guru dapat memaksimalkan penggunaan perangkat layar interaktif di kelas guna menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan kolaboratif.
Baca Juga : Siswa SMA Bina Insani Jajaki Kampus Ternama di Bandung Raya
Sesi kedua dilanjutkan dengan pendalaman materi Pancawaluya oleh Asmahudroh, S.P., M.Pd. Dalam paparannya, ditekankan bahwa pendidikan karakter harus melalui proses internalisasi yang sistematis, meliputi:
- Proses Pembinaan: Melalui tahapan Transfering, Training, Modeling, Conditioning, Habituation, hingga Kulturalisasi untuk mewujudkan budaya nilai di sekolah.
- Proses Pengembangan: Mendorong murid untuk berani mengambil pilihan, memberikan reasoning (pertanggungjawaban), hingga mampu mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut dalam perbuatan nyata.

Kegiatan yang diketuai oleh Rasum, S.E. ini diikuti secara antusias oleh seluruh guru SMA Bina Insani. Seluruh peserta terlibat aktif dalam sesi diskusi dan simulasi penggunaan teknologi pembelajaran serta penyusunan strategi pembinaan karakter yang aplikatif.
“Melalui upgrading ini, kami berharap para guru tidak hanya cakap secara digital melalui penggunaan IFP, tetapi juga mampu menjadi teladan (modelling) dalam proses internalisasi nilai-nilai Gapura Pancawaluya di lingkungan sekolah,” ujar Rasum dalam laporannya sebagai ketua panitia.
Dengan terselenggaranya acara ini, SMA Bina Insani Bogor berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan yang integratif antara kecanggihan teknologi dan keluhuran budi pekerti.












